Logo Header Antaranews Sumsel

Deretan debutan yang bersinar di SEA Games

Rabu, 17 Mei 2023 10:33 WIB
Image Print
Atlet aquatlon putra Indonesia Rashif Amila Yaqin berlari jelang garis finis pada nomor men aquathlon elite SEA Games 2023 di Kep Town Beach, Kep, Kamboja, Sabtu (6/5/2023). Rashif Amila Yaqin mencatatkan total waktu 14 menit 28 detik dan meraih emas pertama untuk Indonesia pada ajang SEA Games 2023. ANTARA FOTO/HO-NOC/Rizki Fitrianto/tom.
Phnom Penh (ANTARA) - Seluruh rangkaian pertandingan pada SEA Games XXXII/2023 Kamboja telah selesai pada Selasa (17/5) dan Kontingen Indonesia berada di posisi ketiga klasemen akhir dengan perolehan medali dengan 87 emas, 80 perak, dan 109 perunggu.

Pencapaian tersebut melampaui target perolehan medali yang telah ditetapkan Presiden Joko Widodo pada saat pelepasan di Istana Negara, Selasa (2/5), yakni di atas 69 medali emas.

Tak hanya memenuhi target presiden, torehan ini merupakan yang terbanyak dalam enam SEA Games terakhir. Sebelumnya sejak SEA Games XXVII/2013 di Naypyitaw, Myanmar, perolehan medali emas Indonesia tidak pernah menyentuh angka 80.

Dari pencapaian tersebut, sejumlah atlet yang baru kali pertama merasakan atmosfer persaingan pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara turut andil menyumbang medali emas.

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memang telah memberikan arahan kepada induk organisasi olahraga nasional untuk memberikan porsi yang besar kepada atlet muda dengan persentase 60 persen.

Memberi kesempatan kepada atlet muda menjadi penting untuk menambah jam terbang. Mengingat pesta olahraga 2 tahunan se-ASEAN juga bukan tujuan utama prestasi olahraga Indonesia, melainkan hanya sasaran antara.

Hal ini sesuai dengan Desain Besar Olahraga Nasional, yakni target utama ada pada Olimpiade. Oleh sebab itu, sudah seharusnya induk cabang olahraga menurunkan atlet muda, meski faktanya ada target yang diberikan pemerintah.

Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026