IPB : Guru berperan penting bagi perkembangan generasi penerus

id Mipa IPB,Seminar guru

IPB : Guru berperan penting bagi perkembangan generasi penerus

Seminar untuk guru milenial di IPB University (ANTARA/HO/IPB University)

Bogor (ANTARA) - Dekan Fakultas MIPA IPB University Dr Sri Nurdiati menyatakan pentingnya peran guru bagi perkembangan generasi bangsa Indonesia melalui pendidikan formal di sekolah maupun di luar sekolah.

"Sebagai guru kita berkesempatan untuk menyiapkan generasi lebih baik. Harapannya siswa kita menjadi pemimpin-pemimpin bangsa ini di masa mendatang. Mari kita persiapkan para siswa dengan baik," kata Dr Sri Nurdiati di Bogor, Minggu.

Sri Nurdiati juga mengingatkan, pada semester genap sangat penting bagi siswa kelas XII untuk mempersiapkan diri menyongsong jenjang pendidikan selanjutnya. "Guru harus terus giat membesarkan dan menyiapkan siswa untuk masuk ke perguruan tinggi," kata dosen di Departemen Matematika ini.



Sebelumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas MIPA IPB University mengadakan kegiatan seminar keguruan untuk meningkatkan peran guru-guru Sekolah Menengah Atas (SMA) di Indonesia.

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari Pesta Sains Nasional di IPB University yang dihadiri oleh siswa dan guru dari berbagai daerah di Indonesia. Seminar yang diselenggarakan di Auditorium Comon Class Room, Kampus IPB Dramaga, Bogor, Sabtu (2/11) ini, tujuannya untuk memotivasi dan mensosialisasikan sistem pembelajaran yang sesuai untuk generasi milenial.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 270 peserta takni guru SMA dari berbagai provinsi di Indonesia. Kegiatan ini menghadirkan pemateri Founder motivasipendidikan.com, Namin AB Ibnu Solihin. Namin adalah praktisi dan profesional di bidang motivasi pendidik. Hadir juga Dekan FMIPA IPB University Sri Nurdiati.

Menurut Namin, metode pembelajaran perlu perubahan untuk menyesuaikan siswa generasi milenial. Guru diharapkan bisa menjadi pendidik sekaligus teman belajar yang dekat dengan siswa, melalui berbagai macam inovasi agar siswa nyaman dengan suasana pembelajaran.

Guru saat ini, kata dia, harus juga bisa dekat dengan teknologi informasi, menggunakan media sosial sebagai salah satu metode pembelajaran, misalnya menggunakan video, fun game, ice breaking, sharing, dan lainnya. "Improvisasi dalam pembelajaran agar murid bisa terus fokus," katanya.

Pembicara berikutnya adalah peraih penghargaan Guru Era Baru Award Indonesia 2012  Dedi Dwitagama. Dedi turut mendorong guru menjadi pengajar milenial, misalnya dengan memberikan tugas-tugas milenial. "Guru bisa bisa memberikan tugas membuat konten blog dan mengunggah vlog di youtube untuk tugas pelajaran, yang mudah diterima siswa milenial," katanya.


 
Pewarta :
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar