Pertamina latih dan sertifikasi mitra pengemudi

id pertamina

Pertamina berikan sertifikasi (Antara/Susilawati)

Palembang, (ANTARA News Sumsel) - Pertamina Marketing Operation Region II Sumbagsel melaksanakan pelatihan Defensive Driving Training bagi 31 pengemudi kendaraan dinas untuk Operation Head (OH) dan Sales Executive (SE) di wilayah MOR II dan sertifikasi 23 orang safetyman kontraktor yang bekerja di wilayah MOR II Sumbagsel.

Region Manager Communication and CSR Sumbagsel, Rifky Rakhman Yusuf di Palembang, Rabu mengatakan bahwa pelatihan dan sertifikasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta kompetensi baik untuk pengemudi maupun kontraktor.

Defensive Driving merupakan salah satu aspek dalam Corporate Life Saving Rules yang ada di Pertamina yang harus ditaati seluruh pihak.

"Untuk kontraktor kami juga mewajibkan adanya safetyman yang bersertifikat setidaknya dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) maupun Dinas Tenaa Kerja (Disnaker)," katanya.

Pelatihan dan sertifikasi ini juga merupakan bentuk tindak lanjut dari pengalaman dan insiden sebelumnya. Seperti safety driving, meski terdengar sederhana, mengemudi dengan aman dapat mengurangi terjadinya insiden dan tentunya menghindari timbulnya korban jiwa atau fatality begitu juga dengan adanya safetyman yang kompeten dapat menekan angka kecelakaan kerja kontraktor.

"Tujuan kami adalah Zero Fatality, jangan sampai hanya karena tidak mengemudi dengan aman dan tidak ada orang yang mengingatkan aspek keselamatan dalam pekerjaan dapat menimbulkan kecelakaan kerja dan lebih parah lagi korban jiwa. Karenanya pada kesempatan ini, pelatihan dan sertifikasi dilakukan secara teori maupun praktik untuk melengkapi kompetensi peserta yang mengikuti," ujarnya.

Dalam pelatihan ini, PT Indosafe Pratama yang sudah berpengalaman selama 10 tahun dalam aspek defensive driving ditunjuk sebagai konsultan dan instruktur dalam pelatihan Defensive Driving. Sedangkan untuk sertifikasi safetyman, Pertamina MOR II Sumbagsel bekerja sama dengan BNSP dalam proses sertifikasi dan pelatihan.

"Pelatihan ini harapannya akan bertahap, seperti pengemudi kendaraan saat ini baru difokuskan untuk 31 orang, nanti akan dilanjutkan lagi agar kompetensinya merata. Untuk safetyman sendiri saat ini sudah ada 100 orang safetyman kompeten di wilayah MOR II Sumbagsel, targetnya di tahun 2019 bisa kita tingkatkan menjadi 200 orang safetyman yang bersertifikasi," katanya.
Pewarta :
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar