Pertamina siap layani kebutuhan BBM selama ramadhan

id pertamina,pertamina sumbagsel,bbm,minyak,bahan bakar minyak,kebutuhan bbm,kebutuhan bbm pada puasa,spbu,tangki bbm

Dokumentasi - Petugas SPBU mengisi BBM . (ANTARA FOTO/Fanny Octavianus)

....Prediksi peningkatan sudah ada, kami juga sudah menyiapkan proyeksi penyaluran untuk memenuhi kebutuhan tersebut....
Palembang (ANTARA News Sumsel) - Pertamina Marketing Operation Region II Sumatera Bagian Selatan siap melayani kebutuhan masyarakat terhadap bahan bakar minyak selama Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2018.

General Manager Marketing Operation Region (MOR) II Sumatera Bagian Selatan Erwin Hiswanto di Palembang, Rabu mengatakan, dalam menyambut bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri Pertamina sudah melakukan pemetaan dan prediksi kebutuhan energi masyarakat.

Menurut dia, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya dan analisa tren konsumsi setiap tahun pasti selalu ada peningkatkan konsumsi BBM, elpiji dan avtur terutama pada saat arus mudik dan balik dan saat Idul Fitri.

"Prediksi peningkatan sudah ada, kami juga sudah menyiapkan proyeksi penyaluran untuk memenuhi kebutuhan tersebut," katanya.

Untuk konsumsi BBM jenis gasoline seperti pertamax turbo, pertamax, pertalite dan premium diprediksi terjadi peningkatan hingga 19 persen dari konsumsi normal.

Ia memperkirakan, peningkatan konsumsi pertamax turbo akan mencapai 38 persen kemudian pertamax 35 persen, pertalite 19 persen dan premium 15 persen.

Prediksi kenaikan tertinggi konsumsi BBM jenis gasoline akan terjadi pada 9 Juni 2018 atau H-5 dengan angka kenaikan sebanyak 77 persen dari konsumsi normal.

Sedangkan untuk BBM jenis gasoil yaitu BBM diesel seperti pertamina dex, dexlite dan solar/bio solar diprediksi mengalami penurunan hingga 11 persen dari konsumsi normal, karena tidak beroperasinya kendaraan berat saat arus mudik dan balik sehingga konsumsi solar/bio solar turun 13 persen.

Namun demikian, tetap ada peningkatan BBM jenis pertamina dex hingga 42 persen dan dexlite sebanyak 12 persen.

Ia menuturkan, untuk BBM jenis gasoil peningkatan konsumsi akan terjadi pada 31 Mei 2018 atau H-15 dengan angka kenaikkan sebanyak 30 persen dari konsumsi normal.

"Peningkatan konsumsi BBM nonsubsidi ini merupakan wujud berubahnya pola konsumsi masyarakat Sumatera bagian Selatan. Masyarakat telah cerdas dan beralih memilih BBM berkualitas untuk memaksimalkan performa sekaligus efisiensi kinerja mesin kendaraan," ujarnya.

Sebagai persiapan untuk menjaga kelancaran distribusi energi dan layanan selama Ramadhan dan Idul Fitri seluruh terminal BBM di wilayah Sumbagsel akan siap selama 24 jam.

Selain itu, di setiap Terminal BBM juga disiapkan tambahan mobil tangki untuk melayani masyarakat di luar penyaluran normal.

Pertamina MOR II Sumbagsel akan menempatkan lima kios pertamax di jalur tol dan Pelabuhan Bakauheni, dex kemasan di jalur lintas utama, 25 motoris kemasan, mobil tanki dispenser, kantong BBM (mobil storage) dan SPBU buffer stock.

Sementara lanjutnya, untuk Sumatera Selatan konsumsi BBM selama Ramadhan dan Idul Fitri juga akan mengalami peningkatan.

Untuk saat ini, prediksi peningkatan untuk BBM jenis gasoline di Sumsel diperkirakan mencapai 15 persen.

Peningkatan konsumsi tertinggi diperkirakan terjadi pada jenis BBM pertamax turbo sebanyak 42 persen, pertalite 22 persen, pertamax 21 persen dan premium 24 persen.

Guna mengantisipasi kenaikkan konsumsi tersebut, Pertamina sudah menyiapkan lima unit mobil tanki tambahan dengan total kapasitas 104 kilo liter (Kl) di TBBM Lubuk Linggau, lima unit motoris kemasan dan satu unit mobil tanki dispenser di Kota Palembang, katanya.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar