Logo Header Antaranews Sumsel

Nilai tukar petani sumsel turun 0,71 persen

Kamis, 4 Januari 2018 16:37 WIB
Image Print
Petani panen padi (ANTARA)

Palembang (Antaranews Sumsel) - Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga pedesaan di 83 kecamatan yang tersebar di 12 kabupaten di Sumatera Selatan pada Desember 2017, nilai tukar petani Sumsel turun 0,71 persen dibandingkan NTP pada November 2017.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan, Yos Rusdiansyah di Palembang, Kamis mengatakan, penurunan nilai tukar petani (NTP) pada Desember 2017 disebabkan indeks harga hasil produksi pertanian yang kenaikannya sebesar 0,09 persen lebih kecil dibandingkan kenaikan indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga maupun untuk keperluan produk pertanian mengalami kenaikan 0,80 persen.

Menurut dia, penurunan NTP pada Desember 2017 dipengaruhi oleh turunnya NTP pada sub sektor tanaman perkebunan rakyat 1,83 persen, sub sektor peternakan 0,65 persen dan sub sektor perikanan tangkap 0,59 persen.

Kenaikan NTP terjadi pada sub sektor tanaman pangan 0,55 persen, hortikultura 0,26 persen, perikanan 0,09 persen dan sub sektor perikanan budidaya 0,76 persen, katanya.

Ia menuturkan, pada Desember 2017, indeks harga yang diterima petani (lt) naik sebesar 0,09 persen dibandingkan pada November 2017 yaitu dari 121,24 menjadi 121,34.

Kenaikan indeks harga yang diterima petani pada Desember 2017 disebabkan naiknya indeks harga yang diterima petani di lima sub sektor yaitu sub sektor tanaman pangan, hortikultura, perikanan, perikanan tangkap dan perikanan budidaya.

Sedangkan indeks harga yang diterima petani yang mengalami penurunan yaitu sub sektor perkebunan dan sub sektor perternakan.

Kemudian melalui indeks harga yang dibayar petani (lb) dapat dilihat fluktuasi harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat pedesaan, khususnya petani yang merupakan bagian terbesar dari masyarakat pedesaan serta fluktuasi harga barang dan jasa yang diperlukan untuk memproduksi hasil pertanian, katanya.
(T.KR-SUS/S025)



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026