Logo Header Antaranews Sumsel

Dinkes Musi Banyuasin imbau warga waspada DBD

Jumat, 29 Desember 2017 19:17 WIB
Image Print
Kegiatan "fogging" atau pengasapan pemberantsan sarang nyamuk (PSN) cegah wabah demam berdarah dengue. (Foto Antarasumsel.com/15/Yudi Abdullah)
...Untuk mencegah serangan penyakit yang disebabkan virus yang ditularkan nyamuk aedes aegypti itu, masyarakat disarankan meningkatkan kebersihan lingkungan dan melakukan PSN...

Sekayu, Musi Banyuasin (Antaranews Sumsel) - Kepala Dinas Kesehatan Musi Banyuasin, Sumatera Selatan dr Taufik Rusyidi mengimbau warga kabupaten setempat agar meningkatkan kewaspadaan dari ancaman serangan penyakit demam berdarah dengue pada musim hujan sekarang ini.

"Seperti tahun-tahun sebelumnya pada setiap musim hujan terdapat cukup banyak masyarakat yang terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD), dalam kondisi sekarang ini masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dari ancaman penyakit tersebut," kata Taufik, di Sekayu, Jumat.

Dia menjelaskan, untuk mencegah serangan penyakit yang disebabkan virus yang ditularkan nyamuk aedes aegypti itu, masyarakat disarankan meningkatkan kebersihan lingkungan dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di rumah atau tempat aktivitas lainnya.

Upaya yang paling efektif untuk menekan angka kasus DBD dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat melakukan kegiatan PSN secara maksimal.

Beberapa langkah PSN yakni dengan menguras, membersihkan, menutup dan memberikan larvasida pada bak penampungan air, membersihkan saluran air dan mengubur barang bekas yang bisa menampung air hujan dan menjadi sarang nyamuk.

"Kita juga sudah memberikan larvasida secara massal kepada setiap puskesmas yang ada di kabupaten ini sebagai bentuk pencegahan mewabahnya DBD pada musim hujan ini," ujarnya.

Dia menjelaskan, berdasarkan data pada 2017, terdapat puluhan penderita DBD dengan usia mayoritas di bawah 15 tahun atau anak-anak.

Semua korban DBD yang berobat di fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di Bumi Serasan Sekate ini dapat ditangani dengan baik oleh petugas medis sehingga tidak ada satupun korban jiwa.

Melalui berbagai upaya pencegahan dan peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman serangan penyakit itu, pihaknya berharap jumlah kasus DBD dapat diminimalkan, kata Kadinkes.



Pewarta:
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026