
Wall Street naik setelah kenaikkan suku bunga FED

New York (Antara/Xinhua) - Saham-saham di Wall Street berakhir menguat pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena investor terus mempertimbangkan keputusan kenaikan suku bunga Federal Reserve AS di tengah sejumlah data ekonomi positif.
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 59,71 poin atau 0,30 persen menjadi ditutup pada 19.852,24 poin. Indeks S&P 500 bertambah 8,75 poin atau 0,39 persen menjadi berakhir di 2.262,03 poin, dan indeks komposit Nasdaq naik 20,18 poin atau 0,37 persen menjadi 5.456,85 poin.
Mengingat realisasi dan ekspektasi kondisi-kondisi pasar tenaga kerja dan inflasi, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memutuskan untuk menaikkan suku bunga federal funds ke kisaran 0,50 persen hingga 0,75 persen, kata Fed dalam sebuah pernyataan setelah mengakhiri pertemuan kebijakan dua hari.
"Ekspansi ekonomi yang moderat terus memperkuat pasar tenaga kerja dan peningkatan kondisi-kondisi inflasi mendukung bank sentral untuk menaikkan suku bunga setelah jeda hampir satu tahun," kata pernyataan itu.
The Fed juga merilis proyeksi-proyeksi ekonomi yang diperbarui, yang menunjukkan bahwa bank sentral memperkirakan tiga kenaikan suku bunga pada tahun depan, sementara dalam proyeksinya pada September, para pejabat Fed memperkirakan hanya dua kenaikan suku bunga pada 2017.
Di sisi ekonomi, Indeks Harga Konsumen untuk semua konsumen perkotaan meningkat 0,2 persen pada November, disesuaikan secara musiman, setara dengan konsensus pasar, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada Kamis.
"Naiknya harga energi akan membawa bacaan berita utama kembali ke kisaran dua persen pada 2017, tapi apakah harga inti akan cenderung naik tahun depan adalah pertanyaan yang lebih penting bagi investor dan para bankir bank sentral," kata Jay Morelock, seorang ekonom di FTN Financial, dalam sebuah catatan.
Sementara itu, dalam pekan yang berakhir 10 Desember, angka pendahuluan untuk klaim awal yang disesuaikan secara musiman tercatat 254.000, turun 4.000 dari tingkat belum direvisi pekan sebelumnya sebesar 258.000, kata Departemen Tenaga Kerja dalam laporan terpisah.
Indeks Pembelian Manajer dari Markit untuk manufaktur AS yang disesuaikan secara musiman datang di 54,2 pada Desember, naik tipis dari 54,1 pada November.
Pewarta:
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2026
