Logo Header Antaranews Sumsel

NTT siap jadi proyek percontohan PPK

Rabu, 5 Oktober 2016 11:52 WIB
Image Print
Seorang wali murid tengah menjemput anak mereka usai mengikuti pelajaran pada hari pertama belajar di Sekolah Dasar Negeri 139 Palembang, Senin (15/7). (Foto Antarasumsel.com/13/Feny Selly/Aw)

Kupang (ANTARA Sumsel) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur menyatakan kesiapan daerah setempat sebagai proyek percontohan Pendidikan Penguatan Karakter yang dilaksanakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Rencananya uji coba bulan ini. Memang belum ada pemberitahuan resmi, tetapi pada prinsipnya kami siap untuk melaksanakan petunjuk dari kementerian," kata Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Aloysius Min di Kupang, Rabu.

Dia mengatakan sekolah-sekolah yang menjadi proyek percontohan akan ditentukan langsung dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Rencana tahap awal 50 sekolah di seluruh Indonesia. Kita belum tahu NTT berapa sekolah dan sekolah mana saja. Pak Menteri juga baru sebut jumlah sekolah tetapi rinciannya belum. Kita akan menindaklanjuti apapun keputusan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," katanya.

Pendidikan Penguatan Karakter (PPK) akan diuji coba pada bulan ini oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Hingga saat ini, sedikitnya 50 sekolah yang akan dijadikan sasaran uji coba pada tahap pertama, sedangkan pada tahap kedua yang diberlakukan pula tahun ini, Kemendikbud akan menyasar 500 sekolah.

Aloysius Min belum bisa menjelaskan apakah PPK merupakan bentuk lain dari implementasi "full day school" yang pernah menjadi perbincangan hangat saat dilontarkan Mendikbud Muhadjir Effendy.

Tetapi, katanya, arah "full day school" yakni siswa lebih lama di sekolah dengan penambahan jam pelajaran untuk penguatan karakter anak, sedangkan bentuknya seperti tambahan pelajaran agama atau pengenalan budaya.

"Kami di daerah hanya menunggu saja. Kalau sudah ada payung hukum, kita siap untuk melaksanakan," katanya.



Pewarta:
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2026