Logo Header Antaranews Sumsel

Rupiah menguat menjadi Rp13,120 per dolar AS

Rabu, 10 Agustus 2016 12:57 WIB
Image Print
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (ANTARA FOTO)

Jakarta (ANTARA Sumsel) - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu pagi, bergerak menguat sebesar tujuh poin menjadi Rp13.120 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp13.127 per dolar AS.

"Mata uang rupiah menguat tipis, euforia pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan II 2016 yang baik menjadi salah satu faktor yang menjaga rupiah," kata Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta.

Ia menambahkan bahwa diterbitkannya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) mengenai investasi dana repatriasi di instrumen non-keuangan juga turut menjaga stabilitas mata uang domestik dan mengangkat optimisme pelaku pasar uang di dalam negeri.

Ia mengharapkan bahwa rencana pemangkasan anggaran serta realisasi amnesti pajak dapat lebih maksimal sehingga menambah sentimen positif bagi pasar uang di dalam negeri dan membuka peluang rupiah untuk kembali menguat.

Ia menambahkan bahwa dolar AS yang juga cenderung melemah terhadap mata uang global, menandakan data ekonomi Amerika Serikat belum dinilai solid untuk mendukung kenaikan suku bunga acuan AS (Fed Fund Rate) dalam waktu dekat.

Sementara itu, Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan bahwa neraca perdagangan Tiongkok yang mencatatkan surplus membuat laju dolar AS mengalami tekanan, kondisi itu dimanfaatkan pelaku pasar untuk mengakumulasi aset-aset di negara berkembang, seperti Indonesia sehingga nilai tukar rupiah masih terapresiasi.

Kendati demikian, lanjut dia, laju mata uang rupiah masih cenderung bergerak konsolidasi, hal itu dikarenakan pelaku pasar masih "wait and see" terhadap data ekonomi yang akan dirilis dan realisasi program-program pemerintah yang telah dikeluarkan.



Pewarta:
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2026