
Ada delapan titik jalan rawan longsor di OKU

Baturaja (ANTARA Sumsel) - Dinas Perhubungan Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan menyatakan ada delapan titik jalan rawan longsor di wilayah itu harus menjadi perhatian, terutama menghadapi arus mudik dan balik lebaran tahun ini.
"Untuk kenyamanan pengguna jalan dan pemudik, Kita sudah melakukan pendataan dan persiapan untuk penjagaan di jalan-jalan rawan kecelakaan dan longsor," kata Kadishub Ogan Komering Ulu (OKU), Firmansyah, di Baturaja, Rabu.
Ia mengatakan, di jalan ramai lalu lintas kendaraan di OKU ini, sedikitnya ada delapan titik jalur yang rawan longsor, dan empat di antaranya akan dilakukan penjagaan, karena selain rawan longsor juga rawan kecelakaan.
Sementara, jalan rawan longsor itu di Banuayu Kecamatan Baturaja Timur, Ogan IV, Batu Putih, Pusar Kecamatan Baturaja Barat dan ruas jalan lintas di daerah Kecamatan Pengandonan, katanya.
Menurut Firmansyah, selain akan menyiagakan petugas juga akan memasang spanduk dan rambu-rambu agar pengguna jalan berhati-hati.
Tujuannya untuk kenyamanan pemudik atau pengguna jalan serta mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, tegas Firmansyah.
Selain itu lanjut Firmansyah, mereka juga akan menyiagakan satu unit derek untuk membantu kemungkinan terjadinya kecelakaan, sementara dari Muaraenim diperbatasan Baturaja-Muaraenim juga menyiagakan derek.
Sementara, dalam waktu dekat untuk pemantapan pos Simpatik atau pos Pengamanan akan melakukan rapat bersama pihak kepolisian, Dinas Kesehatan dan instansi terkait lainnya.
Anggota DPRD OKU, Yudi Purna Nugraha mengatakan bahwa untuk menjaga ketertiban lalu lintas dan keamanan arus mudik menjelang lebaran, mengharapkan peran aktif pemerintah dan instansi terkait supaya diadakan penjagaan di titik-titik rawan longsor dan kecelakaan.
Pewarta: Edo Purmana
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2026
