Logo Header Antaranews Sumsel

Raskin di Sumsel baru tersalur 4.000 ton

Kamis, 17 Maret 2016 12:29 WIB
Image Print
Beras tersedia di gudang bulog (ANTARA FOTO)

Palembang, (ANTARA Sumsel) - Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Sumatera Selatan dan Bangka Belitung hingga pertengahan Maret 2016 ini baru menyalurkan sekitar 4.000 ton beras untuk masyarakat miskin.

"Kalau untuk raskin sampai pertengahan Maret 2016 ini penyalurannya baru sekitar 4.000 ton," kata Kepala Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, Miftahul Adha di Palembang, Kamis.

Menurut dia, baru tersalur sebesar itu dari rencana alokasi raskin Januari, Februari, Maret sebanyak 19.000 ton, karena penyalurannya memang baru dimulai akhir Februari 2016.

Sebagian besar belum tersalur, baru Kota Palembang, Ogan Komering Ilir, Lahat, karena memang masih di awal-awal tahun sehingga butuh penyelesaian administrasi dulu yang ada di kabupaten dan kota.

"Kalau kita sudah siap, pagunya juga dalam penyaluran raskin itu," katanya.

Ia mengatakan, kalau pihaknya juga sudah mengambil langkah awal dengan sosialisasi ke kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.

"Kendalanya di kabupaten dan kota itu bagaimana menyosialisasikan sampai kecamatan desa untuk segera bisa menebusnya," ujar Miftahul.

Ia menyatakan, harga beras raskin Rp1.600 per kilogram dan rumah tangga sasaran menerima sebanyak 15 kilogram per RTS.

Sementara untuk pendistribusian raskin ke daerah-daerah di Sumsel dengan menggunakan perahu cepat(speed boat), tongkang dan truk.

Ia menyampaikan, kalau pihaknya sekarang ini juga sudah mulai melakukan penyerapan beras petani di Sumsel untuk tahun 2016 ini.

Sementara stok beras di gudang Bulog saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sampai empat hingga lima bulan ke depan.



Pewarta:
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2026