Logo Header Antaranews Sumsel

Sungai Ogan meluap warga diminta waspada

Senin, 25 Januari 2016 13:53 WIB
Image Print
Sungai Ogan mulai meluap (Foto Antarasumsel.com/16/Dolly Rosana)

Baturaja, Sumsel (ANTARA Sumsel) - Sungai Ogan yang melintasi tengah-tengah Kota Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan sejak dua hari terakhir mulai meluap, sehingga warga diminta waspada kemungkinan terjadi banjir senyusul musim hujan sekarang ini.

Meluapnya Sungai Ogan itu akibat hujan deras yang terjadi sejak beberapa hari terakhir, dikuatirkan akan datang banjir melanda daerah itu, kata Ruslan (58) tokoh masyarakat setempat di Baturaja, Senin.

Menurut dia, berdasarkan pengalaman beberapa tahun sebelumnya, apabila permukaan air sungai sudah sampai di mulut tebing, biasanya akan terjadi banjir.

Terlebih lagi, sejak beberapa hari terakhir wilayah Baturaja, ibukota Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terus diguyur hujan lebat dalam waktu cukup lama akan berdampak terjadi banjir merendam sejumlah permukiman warga.

Oleh kerena itu, sebelum datangnya banjir warga hendaknya berhati-hati dan waspada, sehingga tidak menimbulkan kerugian bahkan korban jiwa, katanya.

Sementara, sejak ketinggian air Sungai Ogan sudah menyentuh atas tebing, warga yang biasanya ramai mandi ke sungai itu, sekarang sebagian besar tidak berani lagi mandi, kata Meilan, warga lainnya.

Menurut dia, biasanya setiap pagi dan sore hari suasana Sungai Ogan selalu ramai masyarakat yang mandi dan mencuci pakaian.

Bahkan anak-anak juga banyak yang bermain, sebab sungai ini jika dangkal banyak bebatuan. Beda dengan sekarang ini kondisi air sungai itu meluap, sehingga warga takut untuk mandi.

Sementara, untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari karena mereka belum memiliki fasilitas PDAM, menyedot air Sungai Ogan menggunakan mesin pompa air pribadi.

Bagi yang tidak memiliki mesin pompa, mereka mengangkut air dengan cara manual, kata Meilan menambahkan.

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, sebelumnya mengimbau masyarakat terutama di daerah aliran sungai untuk mewaspadai kemungkinan banjir pada musim hujan sekarang ini.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Sumsel, Belman Karmuda mengatakan, pihaknya sudah mengantisipasi dengan menyediakan bantuan seperti beras dan kebutuhan pokok lainnya untuk korban bajir.

Ia mencontohkan, pihaknya telah mengirimkan bantuan berupa sembilan ton beras dan makanan kepada yang terdampak banjir di Musirawas.



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026