Logo Header Antaranews Sumsel

Kurs rupiah melemah tipis jadi Rp13.942

Selasa, 19 Januari 2016 12:03 WIB
Image Print
Uang rupiah kertas pecahan Rp50.000 dan Rp100.000. (Foto Antarasumsel.com/14/Yudi Abdullah)
....Nilai tukar rupiah mengalami koreksi seiring dengan tren harga komoditas yang cenderung masih menurun....

Jakarta, (ANTARA Sumsel) - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa pagi, bergerak melemah tipis sebesar lima poin menjadi Rp13.942 dibandingkan posisi sebelumnya di Rp13.937 per dolar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Selasa mengatakan bahwa nilai tukar rupiah mengalami koreksi seiring dengan tren harga komoditas yang cenderung masih menurun, di tengah situasi itu pelaku pasar khawatir belanja pemerintah berpeluang terganggu.

"Secara umum pelemahan harga komoditas masih akan menekan rupiah," kata Rangga Cipta.

Ia menambahkan bahwa jika penurunan harga komoditas, terutama minyak mentah mengurangi kemampuan belanja pemerintah untuk mendorong pertumbuhan maka pelemahan mata uang rupiah dapat berlanjut.

Di sisi lain, lanjut dia, pelaku pasar juga sdang fokus terhadap pengumuman data produk domestik bruto (PDB) 2015 Tiongkok, jika membukukan hasil diluar harapan pasar maka berpotensi mempertahankan sentimen pelemahan rupiah terhadap dolar AS.

"PDB Tiongkok kuartal IV 2015 diperkirakan stabil di kisaran 6,8-6,9 persen secara tahunan, jika haslnya di bawah itu bisa memicu aksi jual di pasar Asia," katanya.

Sementara itu, analis PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong mengatakan bahwa sebagian pelaku pasar memperkirakan pertumbuhan ekonomi Tiongkok masih melambat, dipicu melemahnya output dan investasi. Pelaku pasar diharapkan tetap waspada terhadap hasil PDB Tiongkok.

"Hasil rilis data PDB Tiongkok kuartal IV akan dsorot pasar, dimana diprediksi akan menunjukkan pertumbuhan tahunan terburuknya dalam 25 tahun terakhir," kata Lukman Leong.



Pewarta:
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2026