Logo Header Antaranews Sumsel

PTSP pusat terbitkan 17.238 izin

Jumat, 8 Januari 2016 14:47 WIB
Image Print
Badan Koordinasi Penanaman Modal (Antarasumsel.com/Grafis/Aw)
...Bila diambil rata-ratanya secara kasar dalam 12 bulan tersebut, artinya setiap bulan terdapat 1.436 izin lebih yang diterbitkan oleh PTSP Pusat...

Jakarta (ANTARA Sumsel) - Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pusat di Badan Koordinasi Penanaman Modal yang didukung 22 perwakilan kementerian dan lembaga terkait tercatat telah menerbitkan 17.238 izin sepanjang 2015.

"Bila diambil rata-ratanya secara kasar dalam 12 bulan tersebut, artinya setiap bulan terdapat 1.436 izin lebih yang diterbitkan oleh PTSP Pusat," kata Kepala BKPM Franky Sibarani dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Menurut Franky, dalam setahun perjalanan PTSP Pusat, berbagai kemudahan dan perbaikan telah dilakukan.

"Secara kuantitas ada peningkatan yang signifikan dari jumlah izin yang diterbitkan, secara kualitas perbaikan pelayanan perizinan juga terus dilakukan terutama dengan adanya layanan izin investasi tiga jam," katanya.

Franky menyampaikan pihaknya yakin program-program perbaikan penyederhanaan perizinan yang dilakukan akan semakin menarik minat bagi investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

"Ke depan persaingan untuk menarik investasi akan semakin ketat, namun demikian dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan tersebut, BKPM tetap optimistis dapat menjaga aliran investasi tetap positif," ungkapnya.

Lebih lanjut, Franky mengatakan penerbitan 17.238 izin tersebut merupakan salah satu langkah utama yang dilakukan oleh BKPM yang masuk dalam program utama penyederhaan perizinan.

Selain penyederhanaan perizinan, BKPM memfasilitasi investasi terhambat "debottlenecking" dan peningkatan investasi.

"Untuk perizinan, kami menargetkan adanya kepastian syarat dan waktu perizinan, sehingga tercapai perizinan yang cepat, mudah, transparan dan terintegrasi," ujarnya.

Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal BKPM Lestari Indah menambahkan PTSP Pusat melayani 162 jenis perizinan dan non-perizinan penanaman modal yang sesuai dengan pendelegasian dari kementerian teknis terkait.

Sebanyak 107 izin didelegasikan pada periode Desember 2014-Juni 2015, kemudian 55 izin didelegasikan pada bulan Juli-Desember 2015.

"Sedangkan dari sisi peningkatan investasi yang merupakan akibat dari perbaikan iklim investasi di Indonesia terus menunjukkan kenaikan yang signifikan," katanya.

Dari data Januari-September 2015 tercatat kenaikan investasi sebesar 16,7 persen serta kenaikan penyerapan tenaga kerja sebesar 10,4 persen.

Kenaikan realisasi investasi didukung oleh kenaikan investasi asing (PMA) sebesar 16,8 persen dan domestik (PMDN) sebesar 16,5 persen.

Realisasi investasi Januari-September sudah mencapai 77 persen dari target realisasi investasi tahun 2015 Rp519,5 triliun dan berkontribusi menyerap lebih dari 1 juta tenaga kerja. Hingga akhir 2015, penyerapan tenaga kerja diperkirakan akan mencapai angka 1,4 juta tenaga kerja.



Pewarta:
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026