
Kadistamben: potensi batu bara OKU belum dimanfaatkan optimal

Baturaja (ANTARA Sumsel) - Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan, Nasir Yazid mengatakan, potensi batu bara yang mencapai 1,1 miliar ton di wilayah Kabupaten OKU, hingga saat ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Potensi batu bara sebanyak itu, hingga kini baru dimanfaatkan oleh dua perusahaan dari tujuh perusahaan swasta nasional yang masuk, kata Nasir Yazid di Baturaja, Kamis.
Ia berharap, dengan baru dua perusahaan dari tujuh investor yang masuk ke Kabupaten OKU sudah berproduksi itu, supaya terus didukung pemerintah bersama masyarakat.
Selain itu kata dia, pemanfaatan mega panas bumi di wilayah OKU juga terus digenjot untuk memenuhi kebutuhan listrik di wilayah tersebut.
Kegiatan pembangkit listrik panas bumi 4,55 MW yang berada di kawasan Ulu Ogan perbatasan Kabupaten Muara Enim dan OKU itu sudah mulai dilakukan.
Sementara, di wilayah Kabupaten OKU hingga saat ini terdapat beberapa perusahaan hulu, yakni Talisman, Tiara Bumi, Tiara Global, Anugerah Manunggal Sentosa dan Cahaya Batu Bara Baturaja.
Selanjutnya, untuk kegiatan hilir yakni Depo Pertamina di Desa Banuayu bukan hanya mensuplai SPBU dan SPBE wilayah OKU, namun juga ke tiga kabupaten adalah OKU, OKU Timur dan OKU Selatan, katanya.
Pewarta: Oleh Edo Purmana
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
