
Mobil kijang tertabrak ka babaranjang

Baturaja (ANTARA Sumsel) - Satu unit mobil kijang pickup BG 8741 FM tertabrak kereta api batu bara rangkaian panjang dari arah Prabumulih di perlintasan tanpa palang pintu Desa Peninjauan, namun pengemudi dan seorang temannya selamat setelah melompat keluar mobil.
"Kejadiannya pada Rabu sekitar pukul 11.20 Wib, saat itu saya beriringan dengan mobil kijang tersebut dari arah Desa Penilikan menuju Desa Peninjauan," kata Adi (35) warga Desa Penilikan Kecamatan Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan di lokasi kejadian, Rabu.
Menurut dia, ketika sampai di perlintasan rel kereta api itu, mobil kijang tersebut mogok, tiba-tiba kereta angkutan batu bara rangkaian panjang (babaranjang) dari arah Prabumulih datang, lalu sopir dan satu orang temannya melompat keluar dari mobil, selang beberapa detik kemudian mobil itu tertabrak pada bagian depan dan terseret hingga 20 meter.
Dikatakannya, mendengar benturan yang sangat keras menghantam mobil itu, tak lama kemudian warga sekitar berdatangan ingin menyaksikan apa yang terjadi.
Sementara, Kepala Stasiun Kereta Api Peninjauan Romli melalui Petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) Endar Yadi saat
dikonfirmasi di ruang kerjanya membenarkan bahwa adanya kejadian tersebut.
Kereta babaranjang BBR 3003 Nomor Lokomotif 202 0809/202 9010 dimasisinisi oleh Wahudi dan Asisten Masinis, Ryan keretanya tertabrak satu unit mobil kijang di perlintasan tanpa plang pengaman di Desa Peninjauan.
"Kereta babaranjang dari arah Prabumulih menuju Tanjung Karang itu sebelum kejadian sempat berhenti di stasiun ini (Peninjauan red), kemudian melanjutkan perjalanan," katanya.
Kapolsek Peninjauan, Iptu Syafaruddin di dampingi Kanit Reskrim Bripka D.Maryanto dihubungi via telepon selulernya mengaku hingga saat ini pihaknya masih dalam tahap pengumpulan data, dan keterangan para saksi juga berkoodinasi dengan pihak Stasiun Peninjauan.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kami belum mengetahui siapa pemilik mobil kijang tersebut. Menurut saksi mata, sang sopir dan seorang rekannya setelah keluar dari mobil tidak kembali lagi, saat ini kami mengamankan TKP, berkoodinasi dengan pihak Stasiun Peninjauan serta mengumpulkan data dan informasi," katanya.
Pewarta: Oleh Edo Purmana
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
