
BUMN segera luncurkan program pertukaran pelajar

....melalui program pertukaran pelajar yang difasilitasi oleh seluruh BUMN diharapkan dapat mengenalkan kondisi suatu daerah dari 34 provinsi yang ada di Tanah Air kepada pemuda generasi penerus bangsa....
Palembang, (ANTARA Sumsel) - Badan Usaha Milik Negara pada momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-70 Republik Indonesia 2015 ini, bergabung menyiapkan program pertukaran pelajar antarprovinsi untuk meningkatkan wawasan nusantara generasi muda penerus bangsa.
"Dengan semangat Proklamasi 17 Agustus 1945 BUMN hadir untuk negeri melakukan berbagai kegiatan sosial dan menyiapkan program pertukaran pelajar antarprovinsi dengan nama Siswa Mengenal Nusantara dan akan diluncurkan dalam waktu dekat ini," kata Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Adityawarman seusai upacara peringatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia bersama sejumlah pimpinan dan karyawan BUMN di Palembang, Senin.
Menurut dia, melalui program pertukaran pelajar yang difasilitasi oleh seluruh BUMN diharapkan dapat mengenalkan kondisi suatu daerah dari 34 provinsi yang ada di Tanah Air kepada pemuda generasi penerus bangsa.
Sebagian besar pelajar selama ini hanya mengenal daerah tempat tinggalnya saja, sehingga perlu dibuat program yang dapat membawa mereka saling mengenal daerah di provinsi lainnya memiliki beragam budaya dan kekayaan alam.
Dengan mengenal daerah di provinsi lain, selain dapat meningkatkan wawasan nusantara diharapkan pula dapat meningkatkan semangat persatuan dan kecintaan terhadap bangsa dan negara ini, kata Aditya yang juga sebagai koordinator kegiatan HUT RI untuk wilayah Sumsel.
Dia menjelaskan, program pertukaran pelajar yang dipastikan dimulai 2015 ini dengan jumlah pelajar akan difasilitasi mengikuti program itu sebanyak 17 orang sesuai dengan tanggal hari kemerdekaan.
"Setelah perayaan HUT RI ini, tim BUMN akan menyiapan aturan teknis dan administrasi program pertukaran pelajar bekerja sama dengan Kemeterian Pendidikan dan Kebudayaan," ujarnya.
Mengenai provinsi mana saja yang akan dijadikan sasaran program pertukaran pelajar pada tahap pertama ini, dia menjelaskan, hingga kini belum dipastikan karena masih perlu pembahasan bersama antara tim BUMN dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Sementara mengenai program BUMN mengajar yang telah berjalan sejak beberapa tahun terakhir, akan terus dijalankan dengan melakukan beberapa perbaikan konsep dan penyesuaian dengan kebutuhan pelajar di sekolah dijadikan sasaran program.
Dengan konsep yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan pelajar atau peserta didik, diharapkan pelaksanaan program BUMN mengajar dapat lebih bermanfaat dan berkualitas.
"Dulu program BUMN menganjar hanya sifatnya pengenalan BUMN atau melakukan sosialisasi mengenai perusahaan seperti kegiatan usaha, produksi, dan pemasaran, namun kini lebih fokus dengan pelajaran atau pengetahuan yang dibutuhkan pelajar," ujarnya.
Dalam program BUMN mengajar, direksi perusahaan negara akan membagikan ilmunya kepada pelajar di seluruh Indonesia.
Program tersebut diharapkan dapat memberikan wawasan dan kecintaan pelajar serta masyarakat secara umum terhadap BUMN dan menumbuhkan jiwa wirausaha (entrepreneur) kepada generasi muda, kata Adityawarman.
Pewarta: Oleh Yudi Abdullah
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
