
IHSG BEI ditutup melemah 21,35 poin
Senin, 10 Agustus 2015 18:47 WIB

....Masih lesunya perekonomian global menjadi salah satu pemicu pasar saham global, termasuk IHSG BEI berada dalam area negatif. Situasi itu mendorong pelaku pasar asing di dalam negeri kembali melakukan lepas saham....
Jakarta, (ANTARA Sumsel) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin ditutup melanjutkan pelemahan sebesar 21,35 poin seiring dengan pelaku pasar saham yang kembali melakukan aksi lepas saham.
IHSG BEI ditutup melemah 21,35 poin atau 0,45 persen menjadi 4.748,94. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 3,54 poin (0,44 persen) menjadi 807,90.
"Masih lesunya perekonomian global menjadi salah satu pemicu pasar saham global, termasuk IHSG BEI berada dalam area negatif. Situasi itu mendorong pelaku pasar asing di dalam negeri kembali melakukan lepas saham," kata Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Senin.
Dalam data perdagangan Bursa Efek Indonesia, pelaku pasar asing mencatatkan jual bersih atau "foreign net sell" sebesar Rp114,38 miliar pada Senin (10/8) ini.
Menurut dia, aksi lepas saham oleh investor asing itu cukup wajar dilakukan, fokus pelaku pasar tampaknya lebih memperhatikan kondisi bursa saham global yang melemah. Apalagi juga didukung dengan melemahnya sejumlah data-data manufaktur di beberapa negara maju.
Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya menambahkan bahwa tekanan pada IHSG BEI sudah cenderung mulai mereda menyusul masih adanya optimisme di kalangan pelaku pasar saham pemerintah akan maksimal menyerap anggaran belanja modal dan barang untuk membangun infrastruktur sehingga potensi berbalik naik cukup terbuka.
"Dalam jangka pendek ini IHSG BEI memang masih bergerak mendatar cenderung melemah, namun ada potensi untuk bergerak menguat secara teknikal. Sentimen fundamental terkait perbaikan infrastruktur masih dapat menjaga pasar untuk jangka panjang," katanya.
Tercatat frekuensi saham di BEI mencapai 145.646 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 2,97 miliar lembar saham senilai Rp2,63 triliun. Sebanyak 77 saham bergerak naik, 202 saham bergerak turun, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan sebanyak 92 saham.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 31,35 poin (0,13 persen) ke level 24.521,12, indeks Nikkei naik 84,13 poin (0,41 persen) ke level 20.808,69, dan indeks KOSPI melemah 7,06 poin (0,5 persen) ke posisi 2.003,17.
Pewarta: Oleh Zubi Mahrofi
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
