
Ribuan karyawan Mitra Ogan mogok kerja

Baturaja (ANTARA Sumsel) - Ribuan karyawan PTP Mitra Ogan di Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan melakukan mogok kerja, Kamis, dan sebagian di antaranya mendatangi kantor perusahaan perkebunan kelapa sawit itu di Karang Dapo Kecamatan Peninjauan.
Informasi di lapangan, aksi tersebut dilakukan karena enam tuntutan mereka tak dipenuhi, antara lain belum terealisasinya kenaikan gaji karyawan pelaksana tahun 2015, belum dibayarkannya uang pendidikan tahun 2014, belum terealisasinya kenaikan golongan tahun 2014, tidak diberikannya pakaian dinas tahun 2015.
"Ada enam tuntutan dari karyawan. Sudah berapa kali kita ajukan, tapi tak pernah direspon," kata Ketua Serikat Pekerja Mitra Ogan (SPMO), Ismed Hadiwijaya.
Ia mengatakan, mogok kerja ini dilakukan karena surat SPMO 4 Juli lalu yang telah disampaikan pada pihak manajemen, sampai saat ini belum ada jawaban tertulis.
"Makanya pada 4 Agustus kemarin, kami mengadakan rapat dan memberitahukan bahwa seluruh karyawan Mitra Ogan dari masing-masing bagian melaksanakan mogok kerja hari ini," jelas Ismed.
Usai orasi di lapangan parkir TBS kantor PPL PTP Mitra Ogan, perwakilan karyawan, baik dari karyawan pelaksana (Kapel) maupun karyawan harian tetap (KHT) diajak masuk dalam ruangan untuk berunding.
Kelanjutan aksi dan mogok kerja itu, dituangkan dalam kesepakatan yaitu mengenai kenaikan gaji UMP akan terealisasi pada Agustus 2015 dibayarkan secara rapel mulai bulan Maret lalu.
Begitupun tunjangan pendidikan, akan direalisasikan bulan September satu bulan gaji.
Untuk permasalahan lain, seperti pakaian dinas, termasuk urusan Muba menyusul," kata Ismed, seraya menambahkan selama ini gaji mereka belum standar UMP.
Pewarta: Oleh Edo Purmana
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
