
Gubernur: Muba supaya lanjutkan pembangunan

Sekayu (ANTARA Sumsel) - Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin meminta seluruh elemen masyarakat dan jajaran Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin jangan terus larut dalam permasalahan yang terjadi saat ini, dan mari bangkit melanjutkan pembangunan.
Lanjutkan pembangunan, karena banyak program nasional yang lahir dari Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sejak 2002, mulai dari pendidikan dan kesehatan gratis telah dimulai oleh Kabupaten Muba, hingga program unggulan lainnya, kata Alex Noerdin pada acara Safari Ramadhan di Sekayu, Rabu.
Menurut gubernur yang juga mantan Bupati Muba ini, hampir sembilan tahun ia berjuang membuat Kabupaten Muba dahulu sangat tertinggal menjadi kabupaten terdepan di Sumatera Selatan.
Oleh karena itu, jangan sampai perjuangan selama ini telah dijalani menjadi hilang karena permasalahan kecil.
Memang, kata Alex, walaupun dahulu dianggap gurauan sebagian pihak dalam melaksanakan berbagai program pembangunan, tetapi kini semuanya telah terjawab dan banyak bangunan yang dimasa kepemimpinannya masih dipergunakan.
"Banyak fasilitas PON XVI kini masih bisa di manfaatkan, yang dulu dianggap sepele banyak orang," katanya.
Menurut dia, Muba bukan kabupaten sembarangan karena berkat kekayaan alam yang dimiliki mampu menerangi Singapore dan pulau Jawa.
"Muba ayo bangkit jangan terlena dengan semua permasalahan, saya siap membantu," kata Alex Noerdin.
Gubernur juga berpesan, pembangunan tidak akan pernah cukup jika hanya mengandalkan APBD, sehingga harus banyak investor yang didatangkan sebagai upaya terciptanya kesejahteraan rakyat.
Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin sebelumnya di Palembang, Senin (6/6) menanggapi imbauan fraksi di DPRD agar dikaji kembali kerja sama dengan investor dalam bentuk bangun guna serah menyatakan bahwa membangun suatu daerah tidak bisa hanya mengandalkan dana APBN atau APBD saja.
Menurut dia, keterlibatan masyarakat, pihak swasta dan akademisi sangat diperlukan untuk menyukseskan pembangunan.
Ia mengatakan, dalam kondisi dimana dana APBD sangat terbatas maka harus dicari pola lainnya sehingga keterbatasan tersebut tidak menjadi penghalang untuk memajukan daerah.
Bangun guna serah adalah suatu bentuk kerja sama yang saling menguntungkan kedua belah pihak dimana pemerintah daerah menyerahkan asetnya berupa tanah yang idle untuk dibangun bangunan diinginkan oleh pemerintah daerah.
Selanjutnya dikelola oleh pihak investor dan setelah berakhir masa bangun guna serah maka diserahkan kembali tanah berikut bangunan tersebut kepada pemerintah daerah, ujarnya.
Pewarta: Oleh Edy Parmansyah
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
