Logo Header Antaranews Sumsel

Dishub OKU pantau arus mudik lebaran

Selasa, 23 Juni 2015 17:15 WIB
Image Print
Armada angkutan mudik lebaran (ANTARA FOTO)

Baturaja (ANTARA Sumsel) - Dinas Perhubungan Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan, mulai memantau arus mudik di jalan raya wilayah setempat guna mengantisipasi lonjakan kendaraan yang melintas menjelang Idul Fitri 1436 Hijriyah.

Kepala Dinas Perhubungan Ogan Komering Ulu (Dishub OKU), Firmansyah di Baturaja, Selasa mengatakan bahwa sejak memasuki bulan Ramadhan pihaknya sudah mulai melakukan pemantauan di beberapa titik jalur arus mudik yang dinilai rawan kemacetan kendaraan baik roda dua maupun empat.

"Menjelang lebaran pasti ramai kendaraan karena Kabupaten OKU merupakan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang dilewati saat arus mudik oleh pengguna jalan dari berbagai kota dan provinsi lain," katanya.

Untuk itu, kata dia, pihaknya sejak memasuki awal Ramadhan sudah memantau beberapa titik rawan macet seperti di Desa Batang Hari dan Tangsi Lontar Kecamatan Pengandonan.

"Di daerah tersebut terdapat pasar yang diadakan sekali sepekan, kalau kendaraan ramai melintas sudah pasti terjadi kemacetan. Untuk itu kami fokuskan personel memantau di lokasi itu," jelasnya.

Selain itu, lanjut Firman, pihaknya juga fokus di sejumlah titik rawan kecelakaan akibat jalan rusak parah banyak berlubang disebabkan genangan air.

"Seperti di Jalan Lintas Kecamatan Baturaja Timur rawan macet, karena jalan rusak parah dan banyak terdapat lubang yang tergenang air," jelasnya.

Selanjutnya, kata dia, arus mudik jalan lintas di Desa Peninjauan menuju Kota Palembang yang setiap tahunnya pasti ramai kendaraan melintas, akibat jalan yang rusak parah juga menjadi perhatian untuk menghindari macet.

"Kami imbau masyarakat agar berhati-hati dan waspada saat melintas di jalan-jalan rusak tersebut. Dalam waktu dekat akan kami koordinasikan dengan pihak kepolisian dan dinas terkait untuk membentuk pos pantau," ujarnya.

Pantauan di lapangan, mendekati arus mudik lebaran kondisi jalan lintas Sumatera Baturaja masih terlihat memprihatinkan, karena banyak rusak parah dan berlubang.

Seperti di Jalan H Hatta Lintas Sumatera yang nyaris terisolir terlihat berlubang cukup besar digenangi air sejak beberapa bulan terakhir tanpa ada keseriusan dari pemerintah untuk memperbaiki jalan milik negara tersebut.

"Sudah lama terjadi kerusakan ini. Pemerintah pernah melakukan perbaikan, namun kondisinya selalu rusak," kata Icai salah satu warga setempat pengguna jalan.



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026