
Sumsel segera eksekusi aset bermasalah

Palembang, (ANTARA Sumsel) - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan segera membentuk tim gabungan untuk mengeksekusi aset yang bermasalah karena sekarang masih ada yang kepemilikannya diakui warga.
Asisten Pemerintahan Pemerintah Provinsi Sumsel Ikhwanuddin di Palembang, Rabu mengatakan, pihaknya saat ini terus memantau kondisi lahan yang merupakan aset Sumsel namun telah diduduki masyarakat.
Pihaknya akan membentuk tim gabungan yang nantinya akan mengeksekusi aset tersebut, ujar dia.
Aset masih ada yang akui warga tersebut diantaranya di kawasan Jakabaring Palembang, namun dia tidak menyebutkan jumlahnya.
Memang, lanjut dia, ada warga menyatakan lahan tersebut memiliki sertifikat tetapi pihaknya akan mengajukan proses hukum.
Pelaksanaan eksekusi itu penting karena nantinya lahan tersebut bisa dibangun permanen oleh warga yang mengakui, ujar dia.
Oleh karena itu sekarang ini pihaknya terus mendata aset yang ada sehingga dapat diamankan, kata dia.
Sebelumnya Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Pemerintah Provinsi Sumsel Laonma PL Tobing perna mengatakan, pihaknya sudah membetuk tim pengamanan aset.
Tim itu betugas untuk mengamankan aset yang ada termasuk pendataan, tambah dia.
Sebagaimana aset Pemerintah Provinsi Sumsel terutama lahan sekarang ini diantaranya berada di kawasan Jakabaring Palembang.
Pewarta: Oleh Ujang Idrus
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
