
Jelang Pilpres Jokowi Umrah dari Jeddah

Jeddah (ANTARA Sumsel) - Calon presiden nomor urut dua Joko Widodo beserta keluarga menjelang Pilpres memulai ibadah umrah dengan mengenakan pakaian ihram, dan dilanjutkan dengan shalat Maghrib, Isya, dan Tarawih di Jeddah, 6-8 Juli 2014.
Jokowi dan keluarga kemudian ke Masjidil Haram di Mekkah untuk melakukan ibadah umrah yang didampingi oleh mutawwif Faisal Mahmud.
Umrah di Masjidil Haram dilakukan setelah menyesaikan shalat Tarawih hingga menjelang sahur pada waktu setempat.
Anggota Tim Kampanye Nasional Pasangan Jokowi-Jusuf Kalla, Anis R Baswedan menambahkan, umrah ini merupakan ibadah yang dilakukan Jokowi sebagai muslim.
Pada saat istirahat hari tenang menjelang pemilu presiden pada 9 Juli, kata dia, dimanfaatkan oleh Jokowi untuk mengajak keluarganya beribadah umrah.
"Kegiatan ini tidak ada kaitannya dengan kampanye," katanya.
Menurut dia, ibadah umrah ini sudah diniatkan sejak lama, tapi baru dapat terlaksana saat ini.
Koordinator perjalanan umrah, Usamah Hisyam menjelaskan, semula Jokowi dan keluarga akan berangkat umrah pada 27 Juni lalu, tapi saat itu masih dalam suasana kampanye dan akan menhadiri debat cawapres pada 29 Juni, serta debat capres-cawapres putaran terakhir pada 5 Juli 2014.
Dengan berbagai pertimbangan, kata dia, Jokowi dan keluarga memilih melaksanakan ibadah umrah pada hari tenang, yakni tanggal 6-8 Juli 2014.
"Jadi, pada saat hari tenang, Pak Jokowi benar-benar menenangkan diri dengan melaksanakan ibadah umrah," katanya.
Ketua Pengurus Pusat Persaudaraan Muslim Seluruh Indonesia (PP Parmusi) ini menambahkan, segala upaya yang telah dilakukan Jokowi, tidak akan berarti tanpa ridha dari Allah SWT.
"Dalam ibadah umrah ini Pak Jokowi bermunajat untuk meminta ridha Allah," ujarnya.
Pewarta: Oleh Riza Harahap
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
