
Polres OKU ringkus bandar judi togel

Baturaja (ANTARA Sumsel) - Jajaran Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan melalui Polsek Lubuk Batang meringkus bandar besar judi toto gelap atau togel beromzet puluhan juta rupiah, Kamis (5/6), sekitar pukul 21.00 WIB.
"Pelaku yang kami ringkus adalah Ded (23) dan Te (34), keduanya warga Desa Bandar Agung, Kecamatan Lubuk Batang," kata Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU) AKBP Mulyadi di Baturaja, Jumat.
Dijelaskannya, kedua pelaku diringkus saat sedang menyetor uang hasil penjualan togel kepada bandarnya di warung internet (warnet) yang tak jauh dari rumahnya Desa Bandar Agung.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa dua unit telepon genggam (hp), tiga buku rekap, tiga rekap kertas berisikan nomor yang keluar, serta uang Rp178 ribu.
Menurut Kapolres, kedua pelaku merupakan bandar besar togel di Lubuk Batang dengan omzet puluhan juta rupiah.
Menurut Mulyadi, pihaknya selama ini kesulitan meringkus kedua pelaku, karena pintar menyembunyikan perbuatannya.
"Mereka berdua bertransaksi dengan pecandu togel lewat pesan singkat (SMS) melalui hp. Lalu setelah uang terkumpul, keduanya menyetor ke bandar utama via situs internet," katanya.
Sementara, jajaran Polsek Lubuk Batang bekerja sama dengan Polsek Baturaja Timur pada hari yang sama juga mengamankan tersangka pelaku pencurian getah karet di Lubuk Batang.
Pelakunya adalah Jam (40) warga Dusun Bandar Agung, Kecamatan Lubuk Batang.
"Tersangka sudah lama masuk dalam daftar pencarian orang di Polsek Lubuk Batang, karena kerap mencuri getah karet di desanya. Bahkan, saat akan ditangkap, pelaku sedang menggasak 60 kilogram getah karet milik warga setempat," kata Kapolres.
Sementara, pelaku melawan petugas dan mencoba kabur saat akan diringkus terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di kaki kananya.
"Tersangka saat ini sudah diamankan di Polsek Lubuk Batang," ujarnya.
Pewarta: Oleh Edo Permana
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
