Logo Header Antaranews Sumsel

Pemkot Lubuklinggau usulkan pembentukan BPBD

Kamis, 1 Mei 2014 11:02 WIB
Image Print

Lubuklinggau (ANTARA Sumsel) - Pemerintah Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan mengusulkan Badan Penanggulangan Bencana Nasional membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Hal itu diusulkan karena daerah ini berada di antara daerah berpotensi terjadi bencana alam.

Pembentukan BPBD di Kota Lubuklinggau sangat diperlukan karena sebagai penyanggah bencana alam, kata Wali Kota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe melalui Humas Nurussulhi Nawawi, Kamis.

"Berhubung kita berada di antara daerah berpotensi terjadi bencana alam, maka harus memiliki organisasi BPBD tersebut agar mempermudah dalam membantu daerah yang terkena bencana alam," katanya.

Daerah tetangga yang berpotensi terjadi bencana alam itu antara lain Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, Kabupaten Musirawas dan Kabupaten Empat Lawang.

Selain itu, keberadaan BPBD sebagai sarana menyampaikan bantuan secara cepat kepada daerah terkena bencana seperti bantuan sosial dan lainnya.

"Mudah-mudahan saja usulan Pemerintah Kota Lubuklinggau itu dapat direspon dan direalisasikan oleh pemerintah pusat, khususnya Badan Penanggulangan Benacan Nasional (BPBN)," ujarnya.

Kepala Dinas Sosial Kota Lubuklinggau, H Abdullah Matcik mengatakan, pembentukan BPBD itu sangat diperlukan, meskipun wilayah itu tidak mempunyai gunung berapi, laut dan jauh dari terjadinya bencana banjir.

Namun daerah tetangga seperti kabupaten Musirawas Utara (Muratara), Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Musirawas perlu diantisipasi, ujarnya.

Ia mengatakan, keberadaan BPBD juga akan membantu kinerja pemerintah daerah, terutama bantuan sosial bagi daerah yang terkena bencana alam seperti banjir bandang dan lainnya.

"Bila terjadi bencana alam pada daerah tetangga kita cukup menggunakan Tenaga Bencana Alam (Tagana) saja, tetapi didukung dengan sarana yang cukup," ujarnya.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026