
Jalan menuju mal PTC macet akibat baliho roboh

...Sebuah mobil minibus dengan posisi tertimpa baliho menutupi satu ruas jalan di depan mal Palembang Trade Center (PTC) itu, ketika turun hujan lebat disertai angin kencang...
Palembang (ANTARA Sumsel) - Arus lalu lintas di jalan R Sukamto menuju mal Palembang Trade Center (PTC) mengalami kemacetan parah lebih dari satu kilometer terutama dari arah simpang Patal Pusri menuju jembatan layang simpang Polda akibat sebuah baliho atau papan reklame berkerangka besi roboh dan menimpa sebuah mobil minibus.
Sebuah mobil minibus dengan posisi tertimpa baliho menutupi satu ruas jalan di depan mal Palembang Trade Center (PTC) itu, ketika turun hujan lebat disertai angin kencang pada Jumat sekitar pukul 16.20 WIB sehingga mengakibatkan jalan tersebut mengalami kemacetan hingga malam hari.
Untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan yang dapat mengakibatkan arus lalu lintas berhenti total, anggota polisi lalu lintas dari Polresta Palembang diturunkan di beberapa titik sepanjang jalan R Sukamto hingga Jalan Basuki Rahmad untuk mengatur lajunya kendaraan dan mengalihkan kendaraan ke jalur alternatif.
Salah seorang pengemudi kendaraan pribadi Tumpal Simare-mare mengatakan, jalan tersebut merupakan jalur padat akses kendaraan umum serta angkutan barang dan truk peti kemas dari Pelabuhan Boom Baru ke jalur menuju ke luar kota Jalan Lintas Timur Sumatera Palembang-Lampung, jika terdapat hambatan pada salah satu ruas jalan yang memiliki dua jalur itu langsung terjadi kemacetan arus lalu lintas yang cukup panjang, apalagi sekarang ini dua jalur tertutup kerangka besi papan reklame.
"Jangankan ada kejadian baliho roboh menutup jalan dan menimpa mobil, jika ada mobil mogok atau pecah ban yang dibiarkan dipinggir jalan menutup sebagian ruas jalan, langsung terjadi kemacetan parah," ujarnya.
Kemacetan arus lalu lintas tersebut diperkirakan berlangsung cukup lama karena untuk memindahkan kerangka besi papan reklame yang menimpa mobil tersebut membutuhkan alat berat dan mesin las untuk memotong kerangka besi menjadi bagian kecil.
Bagi masyarakat yang akan melintasi jalan tersebut diimbau untuk mencari jalan alternatif sehingga tidak terjebak kemacetan yang dapat menghilangkan waktu dan menghabiskan bahan bakar minyak kendaraan dan bisa memudahkan petugas mengatasi penyebab kemacetan itu, katanya.
Akibat hujan lebat dan angin kencang, berdasarkan pantauan Antara, selain menimbulkan peristiwa sebuah mobil ditimpa papan reklame ukuran besar sekitar 3 X 6 meter, juga terjadi genangan air hujan di sejumlah kawasan permukiman penduduk di Palembang seperti kawasan Jalan Angkatan 66, Sekip Bendung, dan beberapa kawasan lainnya.
Pewarta:
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
