
Bupati : Dokter Malas Terima Akibat

...Pemerintah Kabupaten Muba tidak akan mentolerir bagi dokter yang malas masuk kerja, karena apabila tidak masuk tentu dampaknya pada pelayanan kepada masyarakat...
Sekayu, Muba (ANTARA Sumsel) - Banyaknya informasi yang menyebutkan ada beberapa dokter dinilai kurang maksimal bekerja dan malas masuk kantor membuat Bupati Musi Banyuasin (Muba) H Pahri Azhari bersikap tegas dengan memberikan sanksi bagi dokter yang melakukan pelanggaran PP No.53/2010 tentang disiplin PNS.
Masyarakat silahkan melaporkan kepada pihak BKD, apabila di setiap puskesmas maupun rumah
sakit daerah yang ada di sekitar tempat tinggalnya terdapat dokter sering tidak masuk atau tidak melaksanakan tugasnya dengan baik,ujar H Pahri Azhari di sela-sela peresmian kantor Kecamatan Lawang Wetan, Senin.
Dia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Muba tidak akan mentolerir bagi dokter yang malas masuk kerja, karena apabila tidak masuk tentu dampaknya pada pelayanan kepada masyarakat di setiap puskesmas maupun rumah sakit daerah tidak maksimal.
Padahal pemerintah saat ini sedang gencar-gencarnya melakukan peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Muba.
Saat ini pelayanan kesehatan sedang ditingkatkan, maka dari itu jangan sampai rusak akibat dokter jarang masuk sehingga membuat visi misi Permata Muba 2017 terganggu, ujarnya.
Sementara Direktur RSUD Sekayu dr Azmi Dariuansyah ketika dikonfirmasi, mengatakan, untuk di RSUD Sekayu sendiri telah menerapkan absensi sidik jari dan wajah, karena selama ini absensi dengan menggunakan paraf tidak maksimal, karena selama ini kebanyakan sistem titip absen khususnya oleh dokter umum dan spesialis melalui
perawat.
Ini kita lakukan agar menghilangkan budaya sistem titip absen, sekaligus untuk menerapkan kedisiplinan bagi pegawai, perawat dan dokter umum maupun spesialis yang ada di RSUD Sekayu, serta meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Muba, karena untuk masalah kesehatan tentunya sangat krusial, apabila tidak maksimal tentu mengganggu visi Permata Muba 2017, jelasnya.
Disamping itu juga, untuk dokter spesialis yang tidak masuk kerja di RSUD Sekayu pihaknya memberlakukan pemotongan insentif secara berkala
.
Apabila tidak masuk sehari kita potong lima persen, coba saja kalau dokter tersebut tidak masuk satu bulan, kalikan saja sendiri. Itu yang kita terapkan,tegasnya.
Pewarta: Oleh: Edy Parmansyah
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
