
SMK Pelayaran Palembang terbakar

Palembang (ANTARA Sumsel) - Sekolah Menengah Kejuruan Pelayaran Panggali Nusantara Palembang, Minggu malam terbakar mengakibatkan kegiatan belajar mengajar siswa pada Senin hingga waktu belum ditentukan dihentikan sementara.
Pantauan di lapangan, Senin beberapa orang siswa hingga siang hari masih duduk-duduk di sekitar puing gedung terbakar yang beralamat di Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Plaju Ulu.
Namun, sebagian siswa mulai meninggalkan lokasi setelah memastikan tidak ada kegiatan belajar mengajar, akibat fasilitas dan ruangan belajar terbkar.
"Kami akan menunggu informasi sampai kapan tidak belajar," kata Irawan, siswa kelas X SMK tersebut.
Ia dan rekan sekelasnya hari ini seharusnya ikut mata pelajaran seni budaya, namun kondisi gedung yang tidak memungkinkan mengharuskan mereka untuk kembali ke asrama dan tempat kost masing-masing.
Kepala Sekolah SMK Pelayaran Panggali Nusantara Ahmad Zulkifli menjelaskan dihentikannya kegiatan belajar mengajar ini masih belum diketahui hingga kapan.
"Kemungkinan setelah selesai proses olah tempat kejadian perkara oleh aparat polisi, baru kita akan memastikan ruangan yang bisa digunakan dan dibersihkan untuk belajar siswa," katanya.
Mengenai jumlah kerugian, pihaknya masih belum bisa merinci total kerugian sekolah tempat 173 orang siswa belajar tersebut.
Namun diperkirakan semua peralatan peta navigasi di ruangan disediakan tidak dapat terselamatkan, karena semuanya hangus terbakar.
Menurut dia, ada ratusan lembar peta perairan Indonesia, masing-masing harganya ratusan ribu rupiah.
Selanjutnya, laboratorium bahasa yang dibangun pada tahun 2000 dengan kisaran kerugian Rp70 juta juga ikut terbakar tidak bisa digunakan.
Kebakaran yang terjadi Minggu sekitar pukul 21.30 WIB tersebut menghanguskan sebagian besar bagian gedung sekolah yang memiliki 10 unit ruang dan di antaranya tujuh lokal belajar siswa.
Mengenai penyebab kebakaran, sampai saat ini belum diketahui, namun berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian menunjukkan sumber api dugaan sementara berasal dari arus listrik.
Pewarta: Oleh: Feny Selly
Editor: AWI-SEO&Digital Ads
COPYRIGHT © ANTARA 2026
