Logo Header Antaranews Sumsel

Sumsel segera miliki asosiasi pelatih

Rabu, 1 Januari 2014 12:15 WIB
Image Print
"Sejak lama para pelatih di Sumsel ingin membentuk suatu organisasi atau perkumpulan dan dalam waktu dekat keinginan ini akan terwujud dengan nama Asosiasi Pelatih Olahraga Provinsi Sumsel...

Palembang (ANTARA Sumsel) - Provinsi Sumatera Selatan segera memiliki asosiasi pelatih menyusul inisiatif para pelaku olahraga di daerah tersebut yang akan segera melegalisasi menjadi suatu organisasi resmi.

"Sejak lama para pelatih di Sumsel ingin membentuk suatu organisasi atau perkumpulan dan dalam waktu dekat keinginan ini akan terwujud dengan nama Asosiasi Pelatih Olahraga Provinsi Sumsel," kata salah seorang penggagas Lucky Ramdhani (pelatih anggar) di Palembang, Rabu.

Ia mengemukakan, beberapa pelatih menggagas berdirinya organsasi ini diantaranya, dirinya sendiri, Ahmad Yani (Wushu), Abbas Akbar (pencak silat), Bustomi (atletik), Linmar (taekwondo), dan Lukman Ahmadi (anggar). Lukman sendiri direncanakan sebagai penasehat karena merupakan pelatih senior di Sumsel.

"Dalam waktu dekat direncanakan digelar musyawarah terbuka yang diikuti seluruh pelatih di Sumsel untuk menentukan visi dan misi organisasi serta kepengurusan. Sementara ini, panitia kecil sedang mendata nama-nama seluruh pelatih," katanya.

Sementara, Lukman Achmadi menambahkan, pembentukan asosiasi ini tak lain untuk pendamping Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel dalam meningkatkan prestasi atlet.

"Harapannya, asosiasi ini dapat dijadikan mitra KONI dalam merencanakan serta menjalankan program kerja karena setiap pelatih berharap terjadi kesesuaian atau sinergi dengan teknik kepelatihan," katanya.

Selain itu, perkumpulan ini diharapkan menjadi titik tolak peningkatan kesejahteraan dan pengembangan diri pelatih.

"Inilah wadah pelatih untuk saling bertukar informasi dan menambah wawasan, bahkan dapat juga dijadikan tempat berbagi keluh kesah serta mencari solusi atas berbagai persoalan," ujarnya.



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026