Logo Header Antaranews Sumsel

Rupiah bergerak menguat jadi Rp12.070

Senin, 16 Desember 2013 18:33 WIB
Image Print
Ilustrasi - Anisa seorang bocah di Palembang sedang memegang uang rupiah kertas pecahan Rp50.000 dan Rp100.000. (Foto Antarasumsel.com/Yudi Abdullah/13)
...Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore bergerak menguat sebesar 36 poin menjadi Rp12.070 dibanding posisi sebelumnya (13/12) Rp12.106 per dolar AS...

Jakarta (ANTARA Sumsel) - Mata uang rupiah pada Senin sore menguat sebesar 36 poin terhadap dolar AS menyusul data inflasi Amerika Serikat yang di bawah ekspektasi pasar.

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore bergerak menguat sebesar 36 poin menjadi Rp12.070 dibanding posisi sebelumnya (13/12) Rp12.106 per dolar AS.

"Laju inflasi AS yang di bawah ekspektasi menekan mata uangnya. Jika inflasi AS masih jauh dibawah target the Fed maka peluang 'tapering' kemungkinan bisa diundur," ujar Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra di Jakarta, Senin.

Menurut dia, data inflasi yang belum sesuai dengan harapan bisa menjadi salah satu penghalang bagi the Fed untuk melakukan pengurangan stimulus keuangannya.

Meski demikian, lanjut dia, penguatan mata uang domestik masih dibayangi hasil keputusan rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC). Hasil itu akan memberikan jawaban mengenai kebijakan "tapering" yang selama ini menjadi pertanyaan pelaku pasar keuangan.

"Isu 'tapering' sudah lama menjadi 'market mover' harga instrumen keuangan global," kata dia.

Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada menambahkan bahwa penguatan rupiah masih tertahan oleh data klaim pengangguran serta penjualan ritel dan konsumer AS yang baik sehingga memberikan gambaran perekonomian Amerika Serikat mulai kondusif.

"Kondisi itu diperkirakan dapat kembali membuat laju dolar AS terus beranjak naik," kata dia.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada hari Senin ini, tercatat mata uang rupiah melemah menjadi Rp12.105 dibanding sebelumnya (13/12) di posisi Rp12.081 per dolar AS.



Pewarta:
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026