Logo Header Antaranews Sumsel

Cuaca Kota Palembang hujan ringan

Jumat, 25 Oktober 2013 18:59 WIB
Image Print
Ilustrasi - Cuaca mendung terlihat dari Jembatan Ampera Palembang (Foto Antarasumsel.com/Feny Selly)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Sumatera Selatan memprakirakan Kota Palembang, Jumat, hujan ringan setelah sehari sebelumnya berawan.

"Hari ini cuaca di ibu kota Provinsi Sumsel ini diprakirakan hujan ringan dengan suhu udara berkisar 24--33 derajat Celsius, kelembaban udara berkisar 62--97 persen, kecepatan angin sekitar 25 km per jam, dengan arah angin menuju tenggara," kata Kasi Observasi dan Informasi Stasiun Klimatologi Kenten BMKG Sumsel, Indra Purnama, di Palembang.

Dia menyatakan, kondisi cuaca di wilayah provinsi yang memiliki 15 kabupaten dan kota ini pada Oktober 2013 mulai memasuki musim hujan.

Intensitas curah hujan pada bulan ini mengalami peningkatan yang cukup tinggi, yakni mencapai 400 milimeter dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang hanya 150 mm.

Selain Kota Palembang, tujuh kota di Sumsel lainnya juga berpeluang turun hujan ringan, yakni Kota Muaraenim, Lahat, Pangkalanbalai, Indralaya, Tebingtinggi, Pagaralam, dan Kota Prabumulih.

Beberapa kota yang berpeluang hujan ringan itu diprakirakan memiliki suhu udara berkisar 23--32 derajat Celsius, kelembaban udara berkisar 62--97 persen, kecepatan angin berkisar 20--25 km/jam, dengan arah angin sebagian besar menuju tenggara, kecuali Kota Pangkalanbalai arah angin menuju timur, serta Kota Pagaralam arah angin menuju selatan.

Satu kota yang berpeluang hujan dengan intensitas sedang yakni Kota Sekayu dengan suhu udara berkisar 24--32 derajat Celsius, kelembaban udara berkisar 62--98 persen, kecepatan angin sekitar 25 km/jam, dengan arah angin menuju timur.

Sedangkan enam kota lainnya diprakirakan berawan yakni Kota Baturaja, Kayu Agung, Musirawas, Martapura, Muaradua, dan Lubuklinggau.

Enam kota yang diprakirakan berawan itu memiliki suhu udara berkisar 23--32 derajat Celsius, kelembaban udara berkisar 60--97 persen, kecepatan angin berkisar 20--25 km/jam, dengan arah angin menuju tenggara.

Menurut Indra, dalam kondisi awal musim hujan atau peralihan musim kemarau ke penghujan ini, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dari berbagai ancaman bencana seperti banjir, tanah longsor, dan angin langkisau (puting beliung) yang pekan terakhir melanda sejumlah daerah di Sumsel.

Perlu kewaspadaan yang tinggi agar warga di provinsi berpenduduk sekitar 8,6 juta jiwa ini bisa terhindar menjadi korban bencana tersebut atau paling tidak bisa diminimalkan kerugian harta benda dan korban jiwa, ujar Indra.



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026