
Pengamanan Bandara Silampari perlu ditingkatkan

.....Mestinya di landasan pacu bandara tidak boleh ada kegiatan masyarakat umum, seperti menggunakan kendaraan dan balap liar.....
Lubuklinggau (ANTARA Sumsel) - Unit Pelaksana Teknis Bandara Silampari Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Lubuklinggau, Sumatera Selatan menilai pengamanan bandara tersebut perlu ditingkatkan untuk mencegah terjadinya kecelakaan transportasi udara.
"Mestinya di landasan pacu bandara tidak boleh ada kegiatan masyarakat umum, seperti menggunakan kendaraan dan balap liar," kata Kepala Satuan Kerja (Satker) pada Unit Pelaksana Teknis Bandara Silampari Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub Lubuklinggau, M Sitorus di Lubuklinggau, Kamis.
Ia menyebutkan hingga saat ini di Bandara Silampari masih terdapat jalan umum yang melintasi landasan pacu sehingga dapat menyebabkan terjadi kecelakaan.
Menurut dia, untuk menghentikan kegiatan masyarakat umum di landasan Bandara Silampari itu, pemerintah daerah harus secepatnya memindahkan jalan raya yang melintasi bandara tersebut.
Ia juga meminta agar pengelolaan bandara dilakukan secara profesional sehingga menjadi dapat menjadi bandara berkelas nasional.
"Kami menilai pemerintah daerah belum maksimal mengelola bandara ini seperti bandara lainnya di Sumatera Bagian Selatan. Ini membutuhkan dana dan kemampaun teknis yang cukup," ujarnya.
Sedangkan dana pemerintah pusat yang dikucurkan pada pembangunan Bandara Silampari mulai 2007-2013 mencapai di atas Rp180 miliar.
"Bila Bandara Silampari dikelola dengan baik saya yakin menjadi bandara bertarap nasional dan internasional karena potensinya cukup besar," ujarnya.
Untuk menjaga bandara itu bebas dari segala kegiatan masyarakat umum, pihaknya mulai tahun ini membangun pagar pengaman sepanjang 2.500 meter, disamping pengerjaan perluasan apron dan terminal penumpang.
Ia mengharapkan di Bandara Silampari mulai tahun 2013 tidak ada kegiatan masyarakat umum di landasan pacu karena bisa menyebabkan kecelakaan.
"Sangat tidak wajar landasan pacu bandara dijadikan lokasi wisata dan balap liar seperti yang terjadi sekarang ini," ujarnya.
Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatikan Kabupaten Musirawas Ari Narsa membenarkan bahwa keamanan bandara itu masih minim.
"Kita mulai tahun 2013 memprogramkan pemindahan jalan umum yang melintasi bandara itu ke lokasi lain, disamping akan melakukan pemagaran di sekeliling landasan tersebut," ujarnya.
Perluasan Bandara Silampari terus dilakukan terkait akan beroperasi secara rutin pesawat jenis Boeing 737-500 pada awal 2014.
Pada 2013 pihaknya akan membebaskan lahan mmasyarakat seluas 7,2 hektare yang ditujukan untuk perpanjangan landasan 6,2 hektare dan satu hektare lokasi apron atau parkir pesawat.
Pewarta: Oleh: Zulkifli Lubis
Editor: AWI-SEO&Digital Ads
COPYRIGHT © ANTARA 2026
