Logo Header Antaranews Sumsel

PBSI Sumsel siap gelar Kejurda 2013

Rabu, 23 Oktober 2013 19:41 WIB
Image Print
Pasangan Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad pada pertandingan perempat final ganda campuran Indonesia Grandprix Open Gold Badminton 2012 melawan pasangan Wijaya Rendra dan Devi Tika di Palembang Sport and Convention Center (PSCC), Jumat(28/9). (Foto A

Palembang (ANTARA Sumsel) - Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia Sumatera Selatan siap menggelar Kejuaraan Daerah di Muaraenim, 12-16 November 2013.

"Setelah tahun 2012 Kejuaraan Daerah (Kejurda) digelar di Kabupaten Lahat dan berlangsung sukses, kini Pengurus Provinsi PBSI Sumsel mantap menggelar kembali di kabupaten sebagai upaya pemerataan dan pengembangan olahraga bulu tangkis," kata Ketua Harian Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sumatera Selatan Densyah RS di Palembang, Rabu.

Ia mengemukakan, Kejuaraaan Daerah itu akan mempertandingkan beberapa kategori berdasarkan usia atlet yakni usia dini (umur di bawah 11 tahun), anak-anak (umur di bawah 13 tahun), pemula (umur di bawah 15 tahun), remaja (umur di bawah 17 tahun), taruna (umur di bawah 19 tahun) dan dewasa (umur di atas 19 tahun).

Ajang tahunan ini juga diperuntukan sebagai seleksi atlet untuk mewakili Sumsel pada Kejurnas perorangan junior dan senior di Bali 24-30 November 2013.

"Harapannya para pengurus PBSI di tingkat kabupaten/kota mempersiapkan atlet dengan matang dan mengirimkan yang terbaiknya, karena para pemenang akan diproyeksikan ke Kejurnas," ujarnya.

Selain itu, ajang Kejuaraan Daerah ini juga dijadikan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Selatan untuk merekrut atlet program Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP).

"Dispora memiliki program yang khusus membina para pelajar berstatus atlet. Pengurus Provinsi PBSI Sumsel sangat bersyukur sekali karena bulu tangkis merupakan salah satu cabang olahraga yang terpilih, artinya pemerintah daerah melihat memang ada potensi," ujarnya.

Sementara ini, prestasi atlet bulu tangkis Sumatera Selatan kurang terdengar di pentas nasional, karena belum mampu bersaing dengan atlet asal Pulau Jawa.

Meski demikian, KONI Sumatera Selatan dan Pemerintah Provinsi memandang cabang olahraga ini cukup berpotensi pada masa mendatang, seiring dengan kerapnya daerah menjadi tuan rumah ajang skala internasional.

Belum lama ini, Sumsel menjadi tuan rumah kejuaraan olahraga antar negara-negara Islam atau Islamic Solidarity Games III dan pertandingan wilayah Sumatera Bagian Selatan ajang Sinar Dunia Cup 2013.



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026