Logo Header Antaranews Sumsel

Timnas Indonesia buta kekuatan Mesir

Selasa, 24 September 2013 18:45 WIB
Image Print

Palembang (ANTARA Sumsel) - Pelatih Timnas bola voli Indonesia Ibarsjah Djanu mengaku buta kekuatan calon lawannya yaitu Mesir pada pertandingan kedua pool B Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 di Palembang Sport and Convention Center (PSCC), Rabu (25/9).

"Memang kami kurang begitu paham dengan kekuatan calon lawan. Tapi kami akan berusaha mencari kelemahan dan kekuatan yang dimiliki," kata Ibarsjah di Palembang, Selasa.

Salah satu cara yang digunakan untuk memantau kekuatan calon kata dia, adalah dengan memutar rekaman pertandingan. Hal ini dinilai lebih efektif karena sudah bisa dijadikan acuan untuk melihat kekuatan calon lawan.

Ibarsjah mengaku, mempelajari rekaman tidak hanya fokus pada pertandingan Mesir saja, melainkan semua tim yang turun di Pekan Olahraga Solidaritas Islam ketiga ini termasuk Turmenistan, Qatar, Iran maupun Kamerun.

"Semua juga tahu. Pemain dari Timur Tengah posturnya tinggi-tinggi. Makanya semua pergerakan harus diwaspadai," katanya menambahkan.

Timnas Indonesia pada ISG 2013 menurunkan pemain terbaiknya. Bahkan pemain ini merupakan tim inti untuk SEA Games 2013 Myanmar akhir tahun nanti. Hasilnya cukup luar biasa. Tim ini mampu menang mudah atas Arab Saudi pada pertandingan perdana, Senin (23/9).

Saat menghadapi Arab Saudi yang didominasi pemain muda, Timnas Indonesia turun dengan formasi terbaik yaitu Ayip Rizal, Veleg, Bagus, Agung Seganti, Mahfud dan Khasoni. Tim ini didukung pemain pengganti seperti Putu Randu.

Sementara itu kapten timnas Ayip Rizal mengaku dirinya dan pemain yang lain belum dalam kondisi terbaik. Perbedaan lokasi pelatnas dan lokasi pertandingan cukup mencololk sehingga butuh adaptasi.

"Kami belum terbiasa bermain di gedung ber -AC. Ini perlu diperhatikan. Selama ini kita berlatih tanpa AC. Makanya pemain masih pada canggung," kata mantan pemain klub Jakarta Sananta itu.

Menurut dia, dengan menghadapi tim-tim kuat pada Pekan Olahraga Solidaritas Islam diharapkan bisa menjadi cambuk bagi timnas untuk menjadi yang terbaik terutama pada SEA Games 2013 di Myanmar akhir tahun nanti.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026