
Tim panahan Indonesia tak dibebani target di ISG 2013

Palembang (ANTARA Sumsel) - Sekjen Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia Alman Hudri menegaskan pihaknya tidak membebani
para atlet dengan target khusus di Pesta Olahraga Negara Islam (Islamic Solidarity Games) karena tujuan utamanya SEA Games
Myanmar 2013.
"Tapi meski tanpa target khusus, Perpani tetap merasa optimistis bisa meraih medali emas setelah melihat peningkatan prestasi
yang ditunjukkan atlet saat bertanding di kejuaraan dunia di Polandia pada Agustus lalu," kata Alman yang ditemui di Komplek
Olahraga Jakabaring, Palembang, Minggu.
Kegiatan ISG ini akan berlangsung 22 September hingga 1 Oktober.
Di kejuaraan dunia tersebut, tim putri menempati ke posisi 11, naik pesat dari peringkat 34 pada kejuaraan dunia sebelumnya.
Bahkan tim recurve putri berhasil memecahkan rekor nasional.
"Pada babak eliminasi kita hanya kalah tipis dari India yang kemudian menjadi juara. Sektor putri memang memiliki potensi
lebih besar untuk menorehkan prestasi di persaingan tingkat dunia," tambah Alman menambahkan.
Peluang terbesar Indonesia untuk meraih medali emas ada di nomor recurve putri dan Malaysia diperkirakan akan menjadi pesaing
terberat, meski negara jiran itu hanya menurunkan pemain yunior, sementara di nomor compound, saingan terberat adalah Iran.
Pada pesta olahraga negara-negara Islam yang diikuti 44 negara itu,tim panahan tuan rumah Indonesia akan menurunkan 15 atlet
(tujuh putra dan delapan putri) yang merupakan atlet utama yang disiapkan untuk SEA Games 2013 di Myanmar pada 11-22 Desember
mendatang.
Mereka terdiri atas Erwina Safitri, Ika Yuliana Rochmawati, Titi Kusumawardhani, Diananda Khoirunisa dari nomor recurve
putri. Kemudian Rio Ega, Johan Prasetyo, dan Alek dari nomor recurve putra.
Nomor compound putri diperkuat oleh Dellie Threesyadinda, Della Adisti, Rona Siska, Sri Ranti sementara nomor compound putra
akan mengandalkan I Gusti Nyoman Puruhito Praditya Jati, Catur Wuri Adi Nugroho, Yanu Adrianto, dan Enaspin Purba.
Cabang panahan yang mulai dipertandingkan 24 September atau dua hari setelah upacara pembukaan tersebut mempertandingkan 10
nomor dan akan diikuti oleh 14 negara.(Antara)
Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
