
Harga karet lelang di Sumsel turun

Palembang (ANTARA Sumsel) - Harga karet lelang di Sumatera Selatan selama sepekan terakhir terendah Rp9.400 per kilogram dan tertinggi kisaran Rp11.319 per kg, atau turun dibandingkan sebelumnya.
"Harga tersebut turun dibandingkan kondisi pekan sebelumnya terendah Rp10.100 per kg dan tertinggi 12.089 per kg," kata Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Sumsel, Benyamin di Palembang, Selasa.
Dijelaskannya, harga karet lelang di tingkat koperasi unit desa (KUD) pada kondisi tiga pekan lalu terendah masih kisaran Rp11.300 per kg, sedangkan tertinggi mencapai Rp12.550 per kg, artinya terus bergerak turun.
Menurut dia, berdasarkan data dihimpun Dinas Perkebunan setempat, harga karet slab giling melalui pasar lelang kelompok usaha Kabung di Kecamatan Payraman tercatat Rp9.400 per kg, sedangkan melalui KUD Serasan di Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim tertinggi kisaran Rp11.319 per kg.
Harga karet giling tipis yang dijual petani melalui pasar lelang Koperasi Unit Desa dan lelang di tingkat petani selama sepekan terakhir cenderung turun, karena disesuaikan dengan nilai beli di tingkat pabrik.
Sementara, data perkembangan harga karet melalui Gabungan pengusaha karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel, walaupun selalu terjadi perubahan namun cenderung mengalami penurunan dibandingkan kondisi beberapa pekan sebelumnya.
Sekretaris Gapkindo Sumsel Awie Aman, di Palembang sebelumnya mengatakan bahwa harga bahan olah karet (bokar) kadar kering 90 persen tercatat Rp20.135 per kg, atau turun dibandingkan sebelumnya kisaran Rp20.385 per kg.
Sedangkan harga bokar petani kualitas 80 persen tercatat Rp17.898 per kg, juga mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya mencapai Rp18.120 per kg.
Menurut dia, harga karet kualitas ekspor tersebut dipantau melalui sejumlah perusahaan pengolahan anggota Gapkindo di daerah ini.
Berdasarkan data tersebut, selama Juni 2013 ini saja hingga Senin baik bokar kualitas 90 persen maupun bokar petani kualitas 80 persen, memang terlihat belum stabil.
"Khusus bokar kualitas 90 persen pada 3 Juni tercatat Rp20.756 per kg, kemudian pada 5 Juni ada terjadi peningkatan hingga Rp21.108 per kg dan dua hari kemudian bergerak turun hanya Ro20.501 per kg, serta terakhir tercatat Rp20.135 per kg," katanya.
Ia menambahkan, kegiatan ekspor Sumsel setiap bulan rata-rata memasarkan karet ke luar negeri antara 60 ribu ton hingga 70 ribu ton.
Pewarta: Oleh Muhammad Suparni
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
