
Harga daging ayam di Palembang naik

Palembang (ANTARA Sumsel) - Harga daging ayam potong yang dijual pedagang pada beberapa pasar tradisional di Palembang, Senin tercatat Rp29 ribu per kilogram, atau naik dibandingkan sebelumnya kisaran Rp24 ribu per kg.
Menurut Ny Rogayah, pedagang di pasar tradisional Kelurahan 7 Ulu Palembang bahwa harga daging ayam potong dijual pedagang sekarang ini mengalami kenaikan karena nilai tebus dari agen lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.
Hanya saja, kata dia, mengenai pasokan barang cukup lancar sesuai kebutuhan.
Biasa para peternak ayam potong menaikkan harga selalu memberikan alasan akibat tingginya harga pakan di pasaran, katanya.
Selaku pedagang, berapapun harga ditetapkan pengusaha peternak ayam potong, menjual kembali ke pelanggan tinggal menyesuaikan saja.
Mengenai daya beli, menurut dia, sejak harga jual tinggi memang permintaan konsumen berkurang, terbukti stok daging ayam potong 80 kg, sudah mendekati tengah hari belum habis terjual.
Padahal, ketika harga jual normal kisaran Rp24 ribu per kg, stok sebanyak itu biasanya baru jam 10 WIB sudah habis terjual.
Ia mengakui, banyak pelanggan begitu mengetahui harga jual tinggi mengurungkan niatnya membeli, dan beralih mengkonsumsi menu lain seperti ikan air tawar.
"Sekarang harga ikan air tawar segar justru turun, karena pasokan barang cukup lancar," katanya.
Pernyataan pedagang tersebut, ternyata ada benarnya karena sejumlah pedagang ikan air tawar ramai disinggahi calon pembeli.
Pantauan Antara, sejumlah pedagang ikan air tawar di samping menyediakan stok barang cukup banyak, juga harga jual lebih rendah dibangingkan sebelumnya.
Contohnya saja, ikan air tawar segar jenis sepat bisanya kisaran Rp18 ribu per kg, sekarang dipatok hanya Rp15 ribu per kg, ikan patin dari Rp17 ribu turun menjadi hanya Rp16 ribu per kg, dan ikan lais ukuran sedang biasanya Rp40 ribu sekarang hanya Rp30 ribu per kg.
Pewarta: Oleh Muhammad Suparni
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
