Logo Header Antaranews Sumsel

Harga karet ekspor sumsel turun

Jumat, 19 April 2013 18:38 WIB
Image Print
Transaksi karet petani (FOTO ANTARA)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Harga karet kualitas ekspor kadar kering 90 persen di Sumatera Selatan, Jumat tercatat Rp20.208 per kilogram atau turun dibandingkan sebelumnya Rp20.342 per kg.

Sekretaris Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel, H Awie Aman di Palembang mengatakan harga bahan olah karet (bokar) kualitas ekspor kadar kering 90 persen dalam dua pekan terakhir belum stabil.

Menurut dia, berdasarkan data yang dihimpun harga bokar kualitas tersebut walaupun selalu terjadi perubahan, namun cenderung bergerak turun.

Harga bokar kualitas kadar kering 90 persen di Sumsel dalam dua pekan terakhir, cenderung bergerak turun secara perlahan.

Pernyataan tersebut, kata dia, sesuai dengan data pergerakan harga bokar pada 9 April lalu masih di kisaran Rp22.585 per kilogram, sehari kemudian turun lagi menjadi Rp22.026.

Namun, pada 11 April bergerak naik menjadi Rp22.459 per kg dan setelah itu turun Rp22.238, kemudian merosot lagi Rp22.117 per kg.

Harga bokar kualitas 90 persen pada 16 April turun drastis menjadi Rp20.961 per kg, sehari kemudian ada terjadi kenaikan tipis hingga Rp20.985 per kg, selanjutnya turun lagi Rp20.342 per kg, dan per 19 April tercatat Rp20.208 per kg.

Berdasarkan data Gapkindo Sumsel, selama April 2013 harga bokar kualitas 90 persen tertinggi pada 1 April mencapai Rp23.500 per kg, setelah itu selalu terjadi naik dan kemudian turun, namun terendah 19 April hanya Rp20.208 per kg, katanya.

Mengenai kegiatan ekspor, Sumsel rata-rata tiap bulan memasarkan karet ke luar negeri kisaran 60 ribu ton hingga 70 ribu ton yang langsung dilakukan oleh puluhan perusahaan pengolahan karet anggota Gapkindo setempat.

Sementara ekspor karet berdasarkan keterangan Kepala Badan Pusat Statistik Sumsel Baehdi Ruswana, di Palembang, sebelumnya bahwa dari total ekspor nonmigas provinsi tersebut periode (Januari-Desember 2012 hingga Januari 2013) menghasilkan devisa total 3,98 miliar dolar AS, karet menyumbang devisa terbesar mencapai 3,13 miliar dolar.



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026