Logo Header Antaranews Sumsel

Mongolia tutup festival unta

Selasa, 12 Maret 2013 16:06 WIB
Image Print
Ilustrasi (FOTO ANTARA)

Ulan Bator (ANTARA/Xinhua-0ANA) - Mongolia mengadakan festival unta selama akhir pekan lalu dan acara itu menarik sejumlah besar wisatawan dalam negeri serta asing.

Dalam festival dua hari di pusat Mongolia itu, lebih dari 100 unta dari Provinsi Gobi Selatan dan Gobi Timur turut ambil bagian dalam balap dan sepak bola.

Bagian paling mendebarkan dari festival adalah balapan antara unta yang dilatih keras untuk pertandingan.

Pada festival tahun ini, unta berlari menempuh jarak 12 kilometer dengan kecepatan tak jauh dari lari kuda.

Kelebihan unta adalah berbadan lebih tinggi dan memiliki daya tahan lebih kuat daripada kuda.

Mereka dapat berjalan lebih dari 50 kilometer sehari dan dapat pula berjalan sangat cepat.

Balap unta telah menjadi salah satu pemandangan paling indah di negara ini.

Unta, yang juga disebut "Raja Sapi" oleh para nomaden, telah memainkan peran khusus dalam kehidupan orang-orang Mongolia.

Pada saat ini, unta yang semula dimanfaatkan sebagai alat transportasi telah digantikan oleh alat transportasi modern, namun balap unta telah menjadi populer di kalangan penggembala.

Terdapat sekitar 500.000 unta Bactrian di dunia, dan 300.000 di antaranya berada di Mongolia.

Pemerintah telah mendorong peternakan unta dalam beberapa tahun terakhir ini.

Festival ini juga menampilkan pameran perdagangan pada susu unta, produk bulu unta selain juga semua komoditas yang berkaitan dengan unta.

Penerjemah: A. Krisna/B. Soekapdjo



Pewarta:
Editor: AWI-SEO&Digital Ads
COPYRIGHT © ANTARA 2026