Logo Header Antaranews Sumsel

Tim DVI periksa tujuh jenazah teroris

Selasa, 8 Januari 2013 15:51 WIB
Image Print
...Saat ini sedang diupayakan memperoleh data-data yang diperoleh dari terduga teroris, termasuk jika ada catatan kesehatan...

Jakarta (ANTARA Sumsel) - Tim Disaster Victim Identification (DVI) saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap tujuh jenazah terduga teroris di Rumah Sakit Polri Said Soekanto, Kramat Jati, Jakarta.

"Memang dari pemeriksaan terhadap jenazah yang sudah dikirimkan dari Polda NTB masih diperiksa tim DVI, informasi yang kita terima memang data antemortem yang belum diperoleh," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, Selasa.

Saat ini sedang diupayakan memperoleh data-data yang diperoleh dari terduga teroris, termasuk jika ada catatan kesehatan. Data ini nanti diharapkan menjadi rujukan identitas tujuh jenazah yang ada di Rumah Sakit Polri, katanya.

"Ini berkait dengan pihak keluarga yang nanti pihak yang berhak menerima jenazah dan diharapkan tepat diberikan masing-masing keluarga," kata Boy.

Tujuh terduga teroris yang tertembak di Makassar dan Dompu berencana melakukan teror di Makassar dan pernah mengikuti pelatihan di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), katanya.

"Sedangkan tiga terduga teroris yang ditangkap di Makassar sudah tiba di Jakarta dan ditempatkan di Mako Brimob," kata Boy.

Selama dua hari tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap sebelas terduga teroris dan tujuh tewas tertembak.

Sebelas orang terduga teroris yang ditangkap yakni enam orang di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dan lima orang di Dompu, Nusa Tenggara Barat dari hari Jumat (4/1) hingga Sabtu (5/1 ). (ANT)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026