Logo Header Antaranews Sumsel

Pembangunan rumah murah ditargetkan selesai 2013

Kamis, 3 Januari 2013 19:00 WIB
Image Print
Pengendara sepeda motor melintasi salah satu rumah murah di kawasan Jakabaring Palembang, Kamis (3/1). Sebagian rumah murah program rumah murah layak huni yang digagas pemerintah provinsi Sumsel itu, sebagian besar masih belum dihuni. (Foto Antarasum

Palembang (ANTARA Sumsel) - Pemprov Sumatera Selatan menargetkan program pembangunan rumah murah di kawasan Musi II Palembang selesai pada 2013, karena pengerjaannya segera dimulai.

Kepala Dinas PU Cipta Karya Sumsel Rizal Abdullah kepada wartawan di Palembang, Kamis mengatakan, sekarang ini pihaknya telah melakukan akad kredit untuk pembangunan rumah murah di Musi II.

Memang, permasalahan selama ini karena sulitnya akad kredit antara pembeli dengan pihak bank, sehingga pembangunannya sempat terhenti.

Namun, kata dia, sekarang ini kesemuanya sudah selesai dan tinggal menunggu pelaksanaan pembangunan.

Bahkan, sekarang sudah ada ratusan calon pembeli yang melakukan akad kredit, sehingga rumah tersebut segera dimulai pembangunannya.

Sebelumnya rumah type 21 di kawasan Musi II itu sudah selesai dibangun sebanyak 100 unit.

Sementara masyarakat yang mendapatkan rumah murah dengan luas tanah 90 meter persegi itu, merupakan warga yang memenuhi persyaratan telah ditetapkan sebelumnya.

Menurut dia, sebenarnya masyarakat yang mengajukan permohonan ke Pemerintah Provinsi Sumsel untuk medapatkan rumah murah itu mencapai puluhan ribu orang.

Namun, setelah diseleksi secara ketat maka yang memenuhi persyaratan ditetapkan di antaranya KTP Kota Palembang, sudah menikah, belum mempunyai rumah hanya beberapa ratus orang saja.

Sementara Kabid Perumahan dan Tata Bangunan Dinas PU Cipta Karya Sumsel KM Aminuddin mengatakan, jika dalam proses serah terima nanti masih ada rumah yang tidak sesuai, maka hal tersebut menjadi tanggung jawab pihak pengembang.

Jadi bila rumahnya rusak atau tidak sesuai warga diharapkan tidak menerima terlebih dahulu, karena itu masih menjadi tanggung jawab pengembang untuk melakukan perbaikan, tambah dia. (ANT-U005)



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026