
Perusahaan selamatkan benteng peninggalan Inggris

Mukomuko (ANTARA Sumsel) - PT Agro Muko yang selama ini satu-satunya perusahaan swasta yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menanam berbagai jenis pohon di sekitar benteng "Fort Van Anna" karena benteng peninggalan Inggris tersebut kondisinya makin kritis tergerus abrasi Sungai Selagan.
"Penanaman pohon di benteng peninggalan Inggris itu merupakan permulaan perusahaan berpartisipasi menghijaukan daerah ini, karena lahan benteng termasuk kritis tergerus abrasi Sungai Selagan," kata Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Mukomuko, Risber A Razak, di Mukomuko, Minggu.
Lokasi dalam benteng "Fort Van Anna" yang tergerus abrasi Sungai Selagan itu, kata dia, terdapat di bagian belakangnya.
Namun, menurut dia, bagian yang ditanam pohon oleh PT Agro Muko itu, berada sepanjang lokasi benteng dan bagian belakangnya.
Meski tidak menyebutkan jumlah pohonnya, namun jenis pohon yang ditanam oleh perusahaan dari Grup yayasan PT Sipec Biodepersity Indonesia itu, yakni jenis tanaman kencana putih.
"Kalau jenis pohon yang ditanam di lokasi benteng Anna, perusahaan sendiri yang memilihnya," ujarnya.
Ia menambahkan, selain di lokasi benteng Anna, perusahaan itu juga menanam pohon di sejumlah lokasi termasuk sepanjang jalan poros atau Jalan Lintas Sumatera terutama di sepanjang pesisir pantai.
Kabid Kehutanan Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan, dan Kehutanan Kabupaten Mukomuko, Jasmin Sinaga, sebelumnya, mengatakan pihaknya menargetkan menanam sebanyak 122.000 pohon di jalan poros, pemukiman penduduk, dan pantai daerah itu, hingga tahun 2013. (Ant)
Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
