
Sumsel kembangkan program "Gernas Karet 2013"

....Gernas Karet 2013 itu akan meremajakan lahan karet milik rakyat dengan memberikan bantuan berupa bibit, pupuk, serta pemeliharaan hingga tahun kedua....
Palembang (ANTARA Sumsel) - Sumatera Selatan akan mengajukan 13.500 hektare lahan karet untuk diremajakan melalui program "Gerakan Nasional Karet 2013" menuju produksi 40 juta ton pada 2025.
"Program untuk meningkatkan produksi karet secara nasional itu akan menyentuh seluruh provinsi di Indonesia, sementara Sumsel sendiri belum mengetahui alokasi yang diterima dari permohonan diajukan beberapa waktu lalu," kata Kepala Bidang Produksi Dinas Perkebunan Sumsel Safar Bahri di Palembang, Jumat.
Gernas Karet 2013 itu akan meremajakan lahan karet milik rakyat dengan memberikan bantuan berupa bibit, pupuk, serta pemeliharaan hingga tahun kedua.
Bibit yang digunakan merupakan jenis unggul yang memiliki sertifikat.
"Program ini bertujuan membantu petani rakyat yang umumnya terkendala biaya dalam meremajakan lahan, sehingga kerap terjebak dalam menggunakan bibit tidak unggul," katanya.
Direktorat Jenderal Perkebunan menempatkan Sumsel sebagai kawasan perkebunan karet, sementara Riau dan Sumatera Utara dengan perkebunan sawit dalam Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).
Sumsel sendiri merupakan kawasan paling potensial untuk perkebunan karet dengan luas lahan 1.195.111 hektare dan produksi 1,1 juta ton dalam bentuk latex dan crume rubber.
Gernas Karet yang dicanangkan pemerintah pusat akan didanai APBN, katanya.
Sementara, Sumsel sendiri telah melakukan program peremajaan lahan karet sejak tahun 2005 dengan target 2.000 hektare setiap tahun.
"Petani sudah mau menjalankan program peremajaan lahan karet karena saat ini sudah memasuki musim hujan, sehingga resiko kematian bibit akan lebih kecil," katanya.(Doly)
Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
