
Rupiah bergerak menguat capai Rp9.624

...Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta menguat 11 poin menjadi Rp9.624 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.635 per dolar AS...
Jakarta (ANTARA Sumsel) - Mata uang rupiah bergerak menguat terhadap dolar AS menjadi Rp9.624 pada Selasa pagi seiring bervariasinya sentimen yang beredar di pasar keuangan.
Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta menguat 11 poin menjadi Rp9.624 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.635 per dolar AS.
"Pergerakan nilai tukar rupiah dipicu variatifnya sentimen yang muncul, kondisi itu membuat nilai tukar domestik bergerak stabil cenderung kurang berfluktuasi," kata analis Trust Securities Reza Priyambada di Jakarta.
Ia mengemukakan, sentimen negatif datang dari kekecewaan pasar terhadap hasil pertemuan dana moneter internasional (IMF) pada pekan lalu dimana tidak memberikan kesatuan sikap dari pengambil kebijakan di level global terhadap ancaman ekonomi dunia.
Tetapi, lanjut dia, di sisi lain terdapat sentimen positif dari China setelah data neraca perdagangannya membaik menjadi 27,7 miliar dolar AS dari sebelumnya 26,66 miliar dolar AS atau lebih tinggi dari prediksi 20,67 miliar dolar AS.
"Begitu juga dengan data inflasi bulanan dan tahunan China yang menurun," kata dia menambahkan.
Analis Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih menambahkan, nilai tukar rupiah tidak banyak bergerak. Pergerakan rupiah masih terbawa oleh sentimen terhadap mata uang euro yang bergerak terhadap dolar AS.
Ia mengatakan, faktor dalam negeri seperti rendahnya angka inflasi dan posisi cadangan devisa Indonesia yang meningkat menjadi 110,2 miliar dolar AS, ditambah isu demo buruh pada 3 Oktober lalu tidak banyak mempengaruhi pasar.
"Sentimen pasar cenderung positif, tetapi pelaku pasar fokus pada faktor-faktor eksternal terutama yang mempengaruhi pergerakan euro dan dolar AS," katanya.
Ia mengatakan, untuk Oktober ini, investor masih menantikan pertemuan penting dari uni Eropa (UE), yakni pertemuan pemimpin UE pada 18-19 Oktober mendatang.(ANT/KR-ZMF)
Pewarta:
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
