
23 rumah di Sungai Jeruju Palembang terbakar

...Pejabat yang telah mengunjungi lokasi kebakaran itu seperti Sekretaris Daerah Kota Palembang Husni Thamrin dan Pengusaha H.Mularis Djahri...
Palembang (ANTARA Sumsel) - Kebakaran melanda pemukiman padat penduduk di Lorong Sungai Jeruju I, Kecamatan Ilir Timur II, Kawasan Pasar Kuto Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu, menghanguskan 23 rumah warga.
Akibat kebakaran itu sebanyak 82 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal, dan tidak ada warga yang melaporkan kepada aparat kepolisian setempat keluarga mereka mengalami luka-luka atau kehilangan nyawa pascaterjadinya musibah tersebut.
Pantauan di lokasi kejadian, musibah kebakaran itu menarik perhatian banyak warga baik yang hanya sekedar ingin melihat dari dekat lokasi atau korban kebakaran maupun mengulurkan bantuan berupa makanan dan pakaian.
Pejabat yang telah mengunjungi lokasi kebakaran itu seperti Sekretaris Daerah Kota Palembang Husni Thamrin dan Pengusaha H.Mularis Djahri.
Dalam kunjungan itu pejabat Sekda Kota Palembang dan pengusaha tersebut sepontan memberikan bantuan sejumlah uang dan nasi bungkus untuk meringankan beban penderitaan warga tertimpa musibah.
Korban kebakaran sebagian mengungsi di rumah keluarga di sekitar yang tidak terkena amukan "si jago merah" itu dan ada yang memanfaatkan posko penampungan korban kebakaran yang dibangun oleh PMI setempat dan sejumlah tim sukses bakal calon wali kota Palembang.
Salah seorang warga yang rumahnya selamat dari amukan kebakaran Rahmadi mengatakan, kebakaran melanda pemukiman mereka untung bisa cepat diatasi petugas Dinas Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran (PPK) Palembang sehingga tidak terlalu banyak menghanguskan rumah penduduk.
"Pemukiman penduduk di Sungai Jeruju ini sangat padat dan banyak rumah terbuat dari kayu, jika sampai tidak cepat ditanggulangi bisa terjadi musibah kebakaran besar," katanya.
Sementara salah seorang petugas Dinas PPK Romli mengatakan, pihaknya cukup sulit memberikan pertolongan kepada warga Sungai Jeruju ini karena lorongnya sangat kecil, sehingga mobil pemadam kebakaran tidak bisa masuk ke lokasi kejadian.
Meskipun demikian, berkat bantuan warga setempat dan kesigapan petugas yang berusaha keras memblokir dan menjinakkan kobaran api itu akhirnya bisa dipadamkan dalam waktu sekitar satu jam.
Untuk membantu masyarakat Palembang menanggulangi bencana kebakaran, pihaknya menyiagakan 441 personel secara bergiliran selama 24 jam dan 21 unit mobil pemadam, kata petugas Dinas PPK itu menambahkan. (ANT-Y009)
Pewarta:
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
