Logo Header Antaranews Sumsel

Penukaran uang tak begitu ramai

Senin, 13 Agustus 2012 22:53 WIB
Image Print
Suasana penukaran uang di Bank Indonesia Palembang (Foto Antarasumsel.com/Feny Selly)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Penukaran uang menjelang lebaran di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cabang Palembang, tidak seramai tahun 2011 menyusul kerja sama dengan 12 bank swasta dan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap uang kertas.

"Tahun ini tidak terkonsentrasi di Bank Indonesia karena terdapat bank-bank swasta dan pemerintah yang juga melakukan hal yang sama," kata Asisten Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah VII Herry Irman ketika ditanya persiapan jelang lebaran, di Palembang, Senin.

Ia menerangkan, meski terjadi peningkatan pengunjung namun tidak membludak seperti tahun lalu.

"Memang saat ini sudah terasa dan hingga sepekan menjelang lebaran sudah mencapai 300-400 nomor antrian," ujarnya.

Pihaknya menyediakan dana Rp4,237 miliar untuk memenuhi kebutuhan penukaran uang masyarakat menjelang lebaran.

"Kantor BI menyediakan modal kerja sebesar Rp4,2 miliar untuk periode 23 Juli hingga 16 Agustus 2012, lantas menambah Rp37 juta pada hari terakhir sebelum libur," katanya.

Alokasi modal itu diprediksi mencukupi kebutuhan warga mengingat Bank Indonesia juga bermitra dengan 12 bank yang beroperasi di kota itu.

Ke-12 bank itu, BCA, BRI, Bank Mandiri, Bank Permata, Bank UOB Indonesia, Bank Bukopin, Rabobank Internasional, Bank Sumsel Babel, Bank Ekonomi, dan CIMB Niaga.

"Kerja sama sudah dilakukan tahun 2011, sehingga berdampak positif pada tahun ini karena sebagian masyarakat sudah paham bahwa tidak mesti ke Bank Indonesia untuk menukar uang," ujarnya.

Pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan itu bermanfaat bagi bank pemerintah dan swasta untuk promosi mengingat terjadi interaksi dengan nasabah dan calon nasabah.

"Sejumlah bank menjadikan kesempatan itu untuk memberikan pelayanan khusus kepada nasabah yang telah loyal dalam menggunakan jasa simpan dan meminjam," katanya.

Khusus Bank Indonesia melakukan pelayanan penukaran uang itu selama hari kerja, untuk Senin hingga Kamis pada pukul 08.30 WIB hingga 15.30 WIB, sementara Jumat dari 08.30 WIB hingga 11.00 WIB.

Umat muslim di Indonesia memeliki tradisi memberikan uang kertas dalam kondisi baru kepada sanak saudara pada perayaaan Idul Fitri.

Pada umumnya, pecahaan uang yang diminati bernilai Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, hingga Rp20.000.***2***
(Dolly)



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026