
Harga karet petani OKU Sumsel stabil

Palembang (ANTARA Sumsel) - Harga karet di tingkat petani Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, selama Juli 2012 ini cukup stabil.
Harga karet yang dikeringkan satu minggu dibeli tauke atau pengumpul Rp9.000 per kilogram, karet dua mingguan dibeli Rp12.000/Kg, sedangkan yang telah dikeringkan satu bulan Rp18.000/Kg, kata petani karet Desa Lubuk Batang Baru, Kecamatan Lubuk Batang, Ogan Komering Ulu (OKU) Salim ketika membeli perlengkapan berkebun di Pasar Cinde Palembang, Minggu.
Harga karet tersebut tergolong rendah, namun demikian dia masih bersyukur karena harganya cukup stabil dan tidak terus anjlok.
Dia berharap, kondisi harga karet sekarang ini segera bergerak naik sehingga petani bisa bergairah kembali dan melakukan peningkatan kualitas kebun karena dengan harga sekarang ini sulit untuk membeli pupuk.
Harga jual karet sekarang ini hanya cukup untuk biaya operasional dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-ahari saja, ujar dia.
Dia menjelaskan, pada kondisi harga karet rendah sekarang ini, petani di desanya mengatur pola penjualan sesuai dengan luas kebun yang dimiliki dan tersedianya gudang khusus penyimpanan karet.
Petani yang memiliki kebun di bawah lima hektare sebagian besar menjualnya dalam kondisi kadar karet kering satu minggu, sedangkan yang memiliki luas hingga 10 ha ke atas dan memiliki gudang yang besar menjual karet secara bertahap.
"Petani yang memiliki kemampuan dana dan gudang yang cukup besar tidak menjual semua karet hasil sadapannya, mereka menjual sebagian saja untuk menutupi biaya operasional dan kebutuhan hidup sehari-hari sedangkan sebagian lagi disimpan di gudang sambil menunggu harga yang pantas," ujar Salim. (Y009)
Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
