
Pedagang kain sarung mulai bermunculan

,,,,Pada Ramadhan ini permintaan kain dan baju koko cukup tinggi, karena banyak perusahaan atau orang-orang kaya yang memberikan bingkisan untuk panti asuhan....
Palembang (ANTARA Sumsel) - Sejumlah pedagang yang menyediakan kain sarung dan baju koko di Palembang, sejak sepekan terakhir mulai bermunculan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada Idul Fitri 1433 Hijriyah atau hanya sekedar bingkisan lebaran kerabat dan keluarga.
Pedagang tersebut menggelar barang di pojok pusat perbelanjaan, membuka lapak kaki lima di pasar loak Cinde dan memasang etalase di emperan toko, bahkan ada yang menggelar barang di bagasi mobil pribadi.
Salah seorang pedagang Yayan mengatakan, pada bulan suci Ramadhan ini permintaan kain dan baju koko cukup tinggi, karena banyak perusahaan atau orang-orang kaya yang memberikan bingkisan untuk panti asuhan.
Selain itu juga ada tradisi masyarakat memberikan hadiah kepada keluarga berupa peket kain sarung, baju koko dan peci untuk keperluan shalat tarawih atau Idul Fitri, kata pedagang yang membuka etalase di emperan toko kawasan Kampus Jl Sumpah Pemuda itu.
Kain sarung dijual dengan harga bervariasi mulai Rp45.000 hingga Rp80.000 per lembar, sedangkan baju koko kisaran Rp60.000 hingga Rp135.000 per lembar.
Sementara pedagang yang biasa menggelar lapak di pasar loak Cinde Rudi mengatakan, pada bulan Ramadan seperti biasanya dia menjual kain sarung, baju koko dan peci.
Barang dagangan tersebut digelar pada setiap Sabtu dan Minggu saja, karena pada hari tersebut pengunjung pasar loak membludak.
"Pada hari Sabtu ini saja, penjualan cukup lumayan bisa terjual 20 lembar kain sarung, beberapa lembar baju koko dan peci," ujar dia.(Y009)
Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
