Logo Header Antaranews Sumsel

Pengamat: stok beras nasional cukup

Kamis, 19 Juli 2012 18:38 WIB
Image Print
Beras tersedia di gudang bulog (FOTO ANTARA)
....Tahun lalu, Bulog paling hanya membeli gabah dari petani sebesar 1,5 juta ton. Sekarang Bulog membeli lebih dari tiga juta ton....

Jakarta (ANTARA Sumsel) - Stok beras nasional cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, sehingga pemerintah tidak perlu mengimpor bahan pangan strategis tersebut, kata mantan ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Siswono Yudhohusodo.

"Tidak perlu impor. (Stok) sudah lebih dari cukup," katanya di Jakarta, Kamis, menanggapi masalah stok beras nasional.

Anggota DPR-RI yang juga mantan menteri di era Orde Baru ini mengapresiasi langkah Badan Urusan Logistik (Bulog) yang menyerap produksi gabah petani lebih dari tiga juta ton tahun ini.

"Tahun-tahun lalu, Bulog paling hanya membeli gabah dari petani sebesar 1,5 juta ton. Sekarang Bulog membeli lebih dari tiga juta ton. Saya acungi jempol," kata mantan ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia itu.

Terkait musim kemarau tahun ini, Siswono mengatakan kondisi itu tidak akan menyebabkan kekurangan stok pangan, karena pada Juli ini panen dengan "kualitas bagus" masih berlangsung di beberapa tempat.

"Stok di pasar dan di Bulog masih ada tiga juta ton. Itu lebih dari cukup," katanya.

Sebelumnya Menteri Pertanian Suswono mengatakan produksi beras hingga September 2012 bisa mencapai lebih dari tujuh juta ton.

Kemampuan Bulog menyerap beras produksi dalam negeri tahun ini pun lebih baik dari tahun sebelumnya, katanya.

Hingga minggu kedua Juli, penyerapan Bulog telah mencapai 2,4 juta ton dari target 2012 sebesar tiga sampai 3,5 juta ton, katanya. (Ant)



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026