
Transaksi pegadaian meningkat 15 persen

....Pegadaian optimistis target tahun 2012 dapat tercapai karena tingkat perekonomian masyarakat semakin membaik....
Palembang (ANTARA Sumsel) - Transaksi Pegadaian Wilayah III Sumatera Selatan dalam sebulan terakhir mengalami peningkatan sekitar 15 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
"Transaksi itu meningkat karena sebagian warga membutuhkan dana yang cukup besar untuk memasukkan anak ke sekolah dalam beberapa pekan terakhir ini," kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat PT Pegadaian (Pesero) Tbk Wilayah III yang membawahi (Sumsel, Jambi, Bengkulu dan Bangka Belitung) Asmar di Palembang, Jumat.
Ia menjelaskan, transaksi tersebut meliputi gadaian emas perhiasan, barang elektronik termasuk kendaraan roda empat dan sepeda motor.
Menurut dia, peningkatan jumlah transaksi itu selain untuk keperluan anak sekolah terkait dengan tahun ajaran baru, juga membeli kebutuhan menyambut bulan Ramadhan pada pertengahan Juli ini.
"Biasanya pedagang akan menyetok barang pada satu bulan sebelum Ramadhan sehingga membutuhkan tambahan modal. Bagi pedagang dadakan, menggadaikan emas menjadi pilihan utama karena setelah mendapat untung bisa ditebus kembali," katanya.
Pada tahun 2012 ini, perusahaan tersebut menargetkan omzet sebesar Rp4 triliun setelah capaian pada tahun sebelumnya melebih target.
"Pada tahun 2011 hanya ditargetkan Rp2,7 triliun, namun perusahaan itu mampu melebih target hingga 110 persen setelah meraup omzet bersih Rp3,1 triliun," katanya.
Sementara ini, hingga Mei 2012 telah mencapai omzet Rp1,7 triliun yang mayoritas transaksi berupa gadai emas.
"Kami optimitis target dapat terealisasi seratus persen karena wilayah III khususnya Sumsel terus meningkat perekonomiannya. Semakin baik pendapatan perorangan suatu wilayah maka akan tinggi pula transaksi gadai," katanya.
Selain itu, perusahaannya juga merealisasikan dana Corporate Social Responsibility atau tanggung jawab sosial senilai Rp1,6 miliar terhitung Januari - Juni 2012.
"Pada 2012 dana Corporate Social Responsibility (CSR) dialokasikan Rp4 miliar atau lebih besar dari tahun 2011," ujarnya.(Dolly)
Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
